PIALA DUNIA 2018: Presiden Erdogan Ganggu Persiapan Jerman

Budi Cahyana
Budi Cahyana Kamis, 07 Juni 2018 09:25 WIB
PIALA DUNIA 2018: Presiden Erdogan Ganggu Persiapan Jerman

Ilkay Gundogan/Reuters-Leonhard Foeger

Harianjogja.com, JOGJA—Gelandang berdarah Turki Ilkay Gundogan dan Mesut Ozil mendapat banyak kesulitan setelah bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di London, Inggris, bulan lalu. Problem itu bahkan berimbas dalam persiapan Jerman menuju Piala Dunia 2018.

Persamuhan itu jadi kontroversi karena Turki di bawah Erdogan kerap menerapkan kebijakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebebasan dan penghargaan terhadap kemanusiaan dan demokrasi yang dianut Jerman. Setelah foto pertemuan itu tersebar di medsos, Asosiasi Sepak Bola Jerman atau DFB langsung menegur Gundogan dan Ozil. Kedua pemain itu juga dikecam karena dianggap tak menghormati nilai-nilai yang dianut Jerman.

Selasa (5/6/2018), Gundogan akhirnya buka suara soal dampak persamuhan dengan Erdogan terhadap persiapannya menuju Piala Dunia 2018.

“Saya dan Mesut diterpa masalah dalam dua pekan belakangan ini. Situasi makin sulit dan sangat membekas di benak kami,” ujar Gundogan dalam wawancara dengan ARD dan ZDF TV sebagaimana dikutip dari ESPN, Kamis (7/6/2018).

“Sangat menyakitkan bagi kami ketika dituduh tidak mampu berintegrasi [dengan masyarakat Jerman] atau tidak hidup dengan nilai-nilai Jerman.”

“Kami berdua sudah berusaha menjadi teladan, menjadi toleran. Tetapi dua pekan belakangan sangat sulit dan sampai sekarang belum berakhir. Anda bisa mendengar kami mendapat siulan di pertandingan terakhir.”

Saat Jerman kalah 1-2 dalam uji coba melawan tuan rumah Austria, Sabtu (2/6/2018) pekan lalu, Ozil dan Gundogan kerap dicemooh saat memegang bola.

“Itu sangat tidak menyenangkan untuk saya dan juga rekan-rekan setim,” ujar Gundogan.

Gundogan menegaskan pertemuannya dengan Erdogan tak bermutan politik meski foto dirinya bersama Ozil, Erdogan, dan striker Everton Cenk Tosun dibangga-banggakan partai pendukung Erdogan di medsos.

“Kami menghormati nilai-nilai Jerman 100 persen.”

Pada Sabtu (9/6/2018) dini hari WIB nanti, Jerman akan beruji coba menjamu Arab Saudi di Leverkusen. Gundogan siap disiuli dan dicemooh sebagai ganjaran atas pertemuannya dengan Presiden Turki.

“Saya akan berusaha benar-benar fokus ke pertandingan meski sulit.”

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online