PIALA DUNIA 2018: Prancis Kehilangan Naluri Membunuh

Chrisna Chaniscara
Chrisna Chaniscara Senin, 11 Juni 2018 02:25 WIB
PIALA DUNIA 2018: Prancis Kehilangan Naluri Membunuh

Striker Prancis Kylian Mbappe (10), tos dengan Nabik Fekir. Reuters-Emmanuel Foudrot

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Prancis dalam mood yang amat baik seusai menggasak Rusia, Republik Irlandia dan Italia dalam tiga uji coba terakhir jelang Piala Dunia 2018. Semua kemenangan pun diraih secara meyakinkan dengan selisih dua gol.

Namun kekhawatiran tiba-tiba menyergap saat Les Bleus hanya mampu bermain imbang melawan Amerika Serikat (AS), 1-1, dalam laga persahabatan di Groupama Stadium, Minggu (10/6/2018) dini hari WIB. Prancis memang masih mendominasi permainan seperti biasanya. Antoine Griezmann dkk. sedikitnya punya 20 peluang yang delapan di antaranya tepat sasaran.

Namun Prancis seperti kehilangan naluri membunuh setelah hanya mampu mencetak satu gol lewat Kylian Mbappe di menit ke-78. Pendukung Les Bleus bahkan dibikin deg-degan karena AS unggul lebih dulu di menit ke-44 lewat sepakan Julian Green. Di awal babak kedua, AS hampir saja menggandakan keunggulan andai gol Green tak dianulir karena terperangkap offside.

“Selalu lebih baik jika kami bisa menang. Namun ini adalah pertandingan dalam tahap persiapan, kami melewatkan sedikit jus melawan Amerika,” ujar Pelatih Prancis, Didier Deschamps, kepada TF1, dilansir ESPN, Minggu.

Tak hanya masalah penyelesaian akhir, Les Bleus harus membenahi konsentrasi para pemainnya jika tak ingin gagal di Rusia. Gol Julian Green di laga kemarin berawal Djibril Sidibe yang gagal mengantisipasi umpan silang pemain AS. Bola akhirnya jatuh di kaki Green dan dikonversi menjadi gol lewat tendangan ke sudut sempit gawang Hugo Lloris.

Sang kiper tak luput dari kritik karena gagal mengamankan bola yang mestinya mudah dihalau. Sejumlah pihak pun mengaitkan blunder itu dengan performa Lloris di Tottenham musim lalu. “Ya, dia membuat tiga kali error dengan Tottenham yang berujung gol, tapi dia bermain 60 kali. Dia juga membantu meraih poin untuk Tottenham, sebagaimana untuk Prancis,” bela Deschamps.

Les Bleus hanya punya waktu kurang dari sepekan untuk membenahi tim jelang laga perdana Piala Dunia melawan Australia, 16 Juni. Deschamps harus segera memulihkan mental tim yang mungkin sedikit anjlok setelah laga melawan AS. Prancis setidaknya kini punya alasan untuk tidak percaya diri berlebihan jelang kampanyenya di Piala Dunia 2018.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online