PS5 Pro vs PC Gaming: Mana yang Lebih Hemat untuk Gamer?
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Pertandingan Persebaya vs Sriwijaya FC / screenshoot
Harianjogja.com, PALEMBANG - Sriwijaya FC sudah memulai latihan usai libur lebaran, Selasa (20/7/2018). Namun, skuat asuhan Rahmad Darmawan masih belum komplet.
Sejumlah pemain tidak ikut dalam latihan perdana dengan berbagai alasan. Ada yang tidak mendapat tiket menuju Palembang dan harus gabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesia.
“Para pemain sebenarnya sudah tahu kalau mulai latihan, tapi karena kesulitan mendapat tiket, jadi tidak bisa datang tepat waktu,” kata pelatih yang akrab disapa RD, dikutip dari laman Liga Indonesia, Rabu (20/6/2018).
RD memaklumi adanya keterlambatan berkumpul dari sebagian pemain. Dia mengaku ada yang meminta izin terlebih dahulu, seperti Manuchekhr Dzhalilov dan Mahamadou N’Diaye.
“Mereka sudah izin untuk datang terlambat dari yang lain. Kami juga sudah mengizinkan mereka,” tutur RD.
Meski begitu, RD yakin para pemainnya akan berkumpul segera. Dia juga tidak akan menggenjot latihan fisik, karena pemain butuh adaptasi usai menjalani libur panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.