Veda Ega Kecewa Moto3 Australia Batal, Fokus ke Malaysia

Jumali
Jumali Senin, 26 Oktober 2026 13:57 WIB
Veda Ega Kecewa Moto3 Australia Batal, Fokus ke Malaysia

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, gagal memanfaatkan pole position untuk bersaing memperebutkan podium Moto3 Australia 2026. Balapan utama di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026), dibatalkan akibat cuaca buruk yang mengganggu keselamatan penyelenggaraan.

Pembalap Honda Team Asia itu sebelumnya mencatatkan hasil bersejarah dengan merebut pole position setelah melewati sesi kualifikasi pertama (Q1) dan melaju ke Q2. Namun, hujan deras dan kabut yang membatasi jarak pandang membuat balapan tidak dapat digelar.

Keputusan tersebut juga menutup kesempatan Veda mengumpulkan poin dari seri Australia. Meski kecewa, ia memahami keputusan penyelenggara dan memilih mengalihkan perhatian ke Grand Prix Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober–1 November 2026.

Veda Ega Kehilangan Kesempatan Balapan dari Pole Position

Veda mengawali akhir pekan di Phillip Island dengan performa menjanjikan. Ia mampu bersaing di sesi kualifikasi hingga mengamankan posisi start terdepan, sebuah pencapaian penting dalam kiprahnya di kelas Moto3.

Namun, kondisi cuaca pada Minggu membuat jadwal balapan terganggu. Penyelenggara akhirnya membatalkan balapan Moto3 dan Moto2 karena jarak pandang yang buruk turut menghambat operasional helikopter medis.

Helikopter menjadi bagian penting dari sistem keselamatan karena perjalanan darat dari sirkuit menuju rumah sakit membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Dalam kondisi yang tidak memungkinkan layanan medis udara beroperasi, balapan tidak dapat dilanjutkan dengan aman.

Pembatalan tersebut membuat seluruh pembalap Moto3 tidak memperoleh poin dari balapan utama Australia. Pole position yang diraih Veda tetap menjadi pencapaian dalam sesi kualifikasi, tetapi tidak menghasilkan poin kejuaraan.

Berdasarkan regulasi FIM, balapan yang dibatalkan dan tidak dihitung sebagai bagian dari kejuaraan tidak menghasilkan poin. Ketentuan mengenai jumlah putaran yang telah diselesaikan juga menentukan status hasil apabila balapan sempat dimulai sebelum dihentikan.

Veda Mengaku Kecewa, tetapi Menghormati Keputusan

Veda mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat tampil di Phillip Island. Terlebih, seri 2026 menjadi balapan terakhir MotoGP di sirkuit tersebut sebelum kejuaraan berpindah ke Adelaide Street Circuit pada 2027.

"Saya merasa sedih karena kami tidak bisa balapan di Phillip Island, terlebih ini menjadi balapan terakhir di sini. Akhir pekan ini sebenarnya dimulai dengan baik, terutama ketika saya berhasil meraih pole position pertama saya," kata Veda, dikutip dari keterangan Honda Team Asia.

Ia mengaku ingin merasakan persaingan di lintasan yang dinilainya menyenangkan. Meski demikian, Veda menegaskan bahwa keselamatan pembalap harus menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan.

"Sejujurnya, saya benar-benar ingin balapan di sini karena lintasannya sangat menyenangkan. Namun, bagaimanapun juga, kami harus menghormati keputusan Race Director. Jadi, saya menantikan balapan di Malaysia. Sampai jumpa pekan depan!" ujarnya.

Alihkan Fokus ke Grand Prix Malaysia

Setelah kehilangan kesempatan tampil di Phillip Island, Veda kini bersiap menghadapi seri berikutnya di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 30 Oktober–1 November 2026.

Hasil kualifikasi di Australia menjadi modal positif bagi pembalap Honda Team Asia tersebut, meskipun ia tidak sempat menguji kecepatannya dalam balapan utama. Seri Malaysia akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda untuk kembali bersaing dan mengincar hasil maksimal di Moto3.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online