Kalahkan Korea 2-1, Meksiko Perbesar Kans ke 16 Besar

Adib Muttaqin Asfar
Adib Muttaqin Asfar Minggu, 24 Juni 2018 00:30 WIB
Kalahkan Korea 2-1, Meksiko Perbesar Kans ke 16 Besar

Javier Hernandez merayakan gol Carlos Vela dalam laga Korea Selatan vs Meksiko di Rostov Arena, Sabtu (23/6/2018). (Twitter/ FIFA)

Harianjogja.com, JOGJA--Korea Selatan kembali kalah di laga kedua Grup F. Korsel sebenarnya bermain baik namun kalah oleh kesalahan sendiri yang berujung hukuman penalti di babak pertama. Sebaliknya, Meksiko memperbesar kans ke babak 16 besar.

Seperti diprediksi sejak awal, Meksiko menyerang total sejak awal dengan menerapkan garis pertahanan yang sangat tinggi. Sebaliknya, Korsel membuat garis pertahanan yang sangat dalam dan membuat penguasaan bola yang jomplang, Meksiko lebih dari 70% dan Korsel hanya berkisar 30%.

Serangan bergelombang Meksiko sebenarnya tidak efektif karena hanya menghasilkan 1 gol, itu pun dari hukuman penalti. Selebihnya, strategi mengurung pertahanan Korsel tak membuahkan peluang bersih.

Meksiko tidak mengubah strategi di babak kedua. Javier Hernandez di sisi kiri dan Miguel Layun di sisi kanan dan pola serangan yang nyaris tak berubah.

Korsel bukannya tak memberikan perlawanan. Menit 53, tembakan Moon Seon Min diblok oleh Ochoa. Selebihnya, serangan Korsel lebih banyak patah di setengah lapangan karena tak ada penghubung antara lini pertahanan dengan Son Heung Min yang sendirian bergerak di depan.

Sebaliknya, Hernandez dkk kian sering melakukan serangan dan kian berbahaya. Di menit 60, Lozano berpeluang mencetak gol, namun bola diblok oleh kiper Hyun Woo.

Upaya Meksiko menambah gol baru terwujud di menit 66. Pergerakan Hirving Lozano membawa bola mendekati kotak penalti Korsel diakhiri dengan umpan ke sisi kiri. Hernandez yang menyambut umpan itu hanya perlu sedikit mengecoh bek terakhir Korsel sebelum menceploskan bola ke gawang Hyun Woo. Meksiko unggul 2-0.

Korsel belum juga menemukan cara keluar dari tekanan. Peluang Ki Sung Yueng pada menit 74 yang melepaskan tembakan ke gawang masih mampu diblock Ochoa. Begitu juga dengan upaya Hwang Hee Chan yang menggiring bola ke kotak penalti yang dengan mudah dipotong bek Meksiko.


Heung Min belum masih berupaya membahayakan gawang Ochoa hingga menit-menit akhir. Upayanya melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit 90 masih jauh dari target. Baru pada menit 93, pergerakannya yang diadang dua pemain Meksiko diakhiri tendangan keras yang meluncur deras ke gawang Ochoa.

Korsel 1, Meksiko 2. Dengan kekalahan ini, peluang Korsel melaju ke babak 16 besar kian tertutup. Sementara, Meksiko masih menunggu hasil Jerman melawan Swedia. Jika Jerman kalah, Meksiko dan Swedia melaju ke 16 besar. Adapun jika Jerman menang, Meksiko masih harus menunggu laga terakhir melawan Swedia.

Jika di laga terakhir Meksiko kalah dan Jerman menang lawan Korea (dengan catatan Jerman menang atas Swedia), ketiganya bakal sama-sama mengoleksi enam angka dan hitung-hitungan tim yang lolos ke 16 besar akan tergantung selisih gol. Jadi, Jerman, Swedia, dan Meksiko bakal punya kans sama.

Babak Pertama

Meksiko yang memburu kemenangan di laga ini untuk menyegel tiket ke 16 besar, memforsir serangan di sisi sayap di babak pertama. Hingga menit 11, Meksiko nyaris mutlak menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 70% berbanding 30%. Miguel Layun bergerak dari kiri ke kanan untuk mencari celah pertahanan Korsel yang masih rapat.

Menit 12, Layun melepas crossing ke area penalti Korsel yang disambut heading Javier Hernandez. Sayang, bola Hernandez masih terlalu melebar.

Korsel langsung merespons dengan serangan balik cepat. Hee Chan Hwang mencungkil bola ke arah penalti Meksiko namun tak menghasilkan apa-apa.

Menit 22, Son Heung Min melepas dua tendangan on target ke gawang Meksiko. Lepas dari kawalan, Son menerima umpan di sisi kiri pertahanan Meksiko sebelum melepas tendangan yang diblok Ochoa. Percobaan terakhirnya melebar ke sisi kiri gawang dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Petaka datang di kubu Korsel di menit 24. Layun mencoba menusuk dari sisi kanan pertahanan Korsel dan Yong Lee mencoba melakukan clearence. Sayang, tangan kanannya menyentuh bola di dalam kota terlarang dan wasit menunjuk titik putih.

Carlos Vela sukses mengeksekusi tendangan penalti di meit 26. Meksiko unggul 1-0.

Tekanan tak kunjung reda. Tendangan sudut Miguel Layun kembali mengancam gawang Korsel, namun bola diselamatkan oleh kiper Hyun Woo Cho. Meksiko masih mengendalikan penguasaan bola 73% berbanding 27%!

Son Heung Min masih menunjukkan kelasnya sebagai pemain Asia termahal saat ini dengan pergerakannya menusuk kotak penalti Meksiko. Menit 39, Son melepaskan tembakan namun gagal mengancam gawang Ochoa.

Hingga turun minum, Korsel belum mampu melepaskan diri dari tekanan Meksiko. Serangan mereka selalu gagal menembus rapatnya empat bek Meksiko yang disiplin menutup ruang tembak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online