Lagi, Pemuda di India Bunuh Diri karena Argentina Kalah

Budi Cahyana
Budi Cahyana Senin, 02 Juli 2018 17:10 WIB
Lagi, Pemuda di India Bunuh Diri karena Argentina Kalah

Lionel Messi/Reuters-Dylan Martinez

Harianjogja.com, JOGJA—Pemuda 20 tahun di Malda, West Bengal, India, gantung diri setelah Argentina kalah 3-4 dari Prancis di 16 besar Piala Dunia 2018.

Monotosh Halder adalah penggemar berat Lionel Messi dan Argentina. Sabtu (30/6/2018) pekan lalu, setelah menyaksikan Argentina tersingkir dari Piala Dunia, dia tidak ikut makan malam dan langsung mengurung diri dalam kamar. Minggu (1/7/2018) pagi, ayahnya berniat membangunkannya.

Namun, pintu kamar Halder terkunci. Keluarga Halder kemudian memanggil polisi karena pintu kamar tak bisa dibuka meski didobrak berkali-kali. Polisi kemudian berhasil membuka pintu kamar dan menemukan Halder sudah tergantung. Mongol Halder, syah pemuda malang itu menduga anaknya mengakhiri hidup karena terlampau sedih setelah Argentina ditekuk Prancis.

“Anak saya tidak sakit. Dia adalah penggemar Argentina dan tiap hari menonton televisi sejak Piala Dunia dimulai. Dia sangat kecewa setelah Argentina kalah. Tetapi kami tak menyangka dia bakal senekat ini,” ujar Mongol Halder sebagaimana dikutip dari goal.com, Senin (2/7/2018).

Pejabat kepolisian Malda mengatakan Halder gantung diri karena Argentina kalah dari Prancis. 

Ini adalah bunuh diri kedua di India gara-gara kekalahan Messi. Jumat (22/6/2018) lalu, Dinu Alex, pria berusia 30 tahun yang tinggal di Kerala juga bunuh diri setelah Argentina kalah 0-3 dari Kroasia.

Kerala dan West Bengal adalah dua wilayah di India yang dihuni penduduk gila bola. Mayoritas warga di sana sangat menggandrungi tim-tim dari Amerika Selatan seperti Argentina dan Brasil.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online