Produsen Biskuit Marie Lee Biscuits Tutup Pabrik di Malaysia
Lee Biscuits dikabarkan menutup pabrik di Johor, Malaysia, akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun berproduksi. Simak sejarah merek biskuit Marie.
Jadwal AFF Futsal Club Championship 2018 / IG : Federasifutsal_id
Harianjogja.com, JOGJA - Sebanyak 8 tim futsal dari beberapa negara di Asia Tenggara akan berebut piala bergilir Asean dalam ajang AFF Futsal Club Championship 2018 di GOR UNY, Minggu-Sabtu (15-21/7/2018) mendatang.
Kedelapan tim futsal tersebut adalah East Coast Heat FC Australia, Arbisyam FC Brunei, MIC FC Myanmar, U.Y.F.C Komchaymear Kamboja, Bangkok BTS Thailand, Sanatech Khanh Hoa FC Vietnam, Melaka United Malaysia, dan tuan rumah diwakili SKN FC Kebumen.
Rahmat Priyadi Ketua LOC AFF Futsal Club Championship, Jumat (13/7/2018) mengatakan, ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Sebelumnya, even yang sama sempat digelar pada 2014 lalu. Adapun Jogja dipilih sebagai tempat penyelenggaraan karena memiliki dua venue standart internasional dan animo pecinta futsal yang cukup tinggi.
"Untuk setiap harinya akan ada empat pertandingan mulai pukul 11.30 WIB. Sedangkan, untuk menyaksikan pertandingan, kami menyediakan tiket dengan harga Rp30.000 untuk penonton dengan jalan membeli online," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lee Biscuits dikabarkan menutup pabrik di Johor, Malaysia, akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun berproduksi. Simak sejarah merek biskuit Marie.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027. Simak tanggal dan jam pertandingannya.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan nelayan, pengembangan energi hijau, hingga penghayat kep
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.
Petugas dan tim relawan diminta untuk tetap bertahan di pos masing-masing untuk melakukan evaluasi dan penyisiran secara menyeluruh.
Perintis Berdaya mengandalkan empat pilar, mulai dari pendampingan usaha dan pembiayaan UMKM hingga perluasan pasar dan pelindungan pekerja migran.