Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Presiden Joko Widodo mencoba arena bowling saat meninjau Jakabaring Sport City di Palembang pada Sabtu (14/7/2018). /Antara-Bayu Brasetyo)
Harianjogja.com, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo mencoba arena bowling dan arena menembak saat meninjau Jakabaring Sport City (JSC) di Palembang, Sabtu (14/7/2018).
Presiden mencoba Bowling Range bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Para percobaan pertamanya, Presiden hanya menyisakan satu pin bowling dan para percobaan selanjutnya berhasil menjatuhkan semua pin.
"Saya ngomong apa adanya ya, saya baru pertama kali yang namanya main bowling, baru pertama kali," katanya, dikutip dari laman Antara.
Presiden juga mencoba arena menembak menggunakan dua pistol, yang pertama berukuran 35 mm dan yang kedua yaitu 9 mm. Usai menembakkan peluru ke papan target di JSC Shooting Range, Presiden melanjutkan peninjauan menuju arena voli pantai, dan antara lain mengecek area penonton. Dia juga meninjau arena papan seluncur dan dayung. Presiden mengatakan sarana olahraga untuk Asian Games 2018 baik di Palembang maupun Jakarta sudah siap 99 persen siap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.