Kiper Kelahiran Indonesia Punya Kans Besar Jadi Pemain Utama Sampdoria

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jum'at, 20 Juli 2018 06:25 WIB
Kiper Kelahiran Indonesia Punya Kans Besar Jadi Pemain Utama Sampdoria

Emil Audero/sampdoria.it

Harianjogja.com, JOGJA—Sampdoria mendapatkan jasa Emil Audero Mulyadi, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan status pinjaman dari Juventus, Selasa (17/7/2018). Emil Audero yang gagal menggantikan Gianluigi Buffon di La Vecchia Sginora punya kans besar menjadi kiper utama I Blucheriati.

Penjaga gawang 21 tahun itu adalah produk akademi Juventus yang musim lalu dipinjamkan di Venezia. Dia lahir di Indonesia dan saat masih bayi pindah ke Italia bersama orang tuanya. Audero sudah mengoleksi empat caps bersama Italia U-21. Di tim senior Juventus, Audero baru sekali tampil, yakni pada 27 Mei 2017 di laga terakhir Seri-A 2016/2017 melawan Bologna.

Sampdoria, seperti dilaporkan Football Italia, punya opsi membeli Audero secara permanen di akhir musim. Sementara, dalam perjanjian peminjaman, Juventus juga bisa menarik Audero sewaktu-waktu ke Allianz Stadium.

Audero tak bisa bersaing di Juventus. Selepas kepergian Buffon ke PSG, Juventus menggaet kiper kedua Timnas Italia, Mattia Perin dari Genoa. Juve juga sudah memiliki Wojciech Szcezsny, kiper kedua Timnas Polandia yang kenyang pengalaman bersama Arsenal dan AS Roma.

Pindah ke Sampdoria adalah pilihan paling masuk akal bagi Audero. Pemain yang lahir pada 19 Januari 1997 itu tinggal bersaing dengan Vid Belec dan Andrea Tozzo, dua pemain yang tak punya nama besar. Belec adalah kiper cadangan Slovenia berumur 28 tahun yang pernah menjadi kiper ketiga Internazionale semasa kepelatihan Jose Mourinho. Musim lalu dia bermain untuk Benevonto.

Adapun Tozzo adalah produk akademi Sampdoria yang selalu dipinjamkan ke klub kecil. Usianya 25 tahun. Juara Seri-A 1990-1991 itu butuh kiper utama setelah penjaga gawang andalan mereka selama empat musim terakhir, Emiliano Viviano, hijrah ke Portugal untuk bermain bersama Sporting CP.

Audero, Belec, dan Tozzo, punya kans yang sama. Saingan terberat Audero adalah Belec yang musim lalu main 13 kali di untuk Benevonto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online