Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Derby DIY / Dok
Harianjogja.com, BANTUL - Pertandingan Derby DIY antara PSIM Jogja menjamu PSS Sleman bakal tersaji di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) mendatang.
Pertemuan kedua tim ini tidak saja menarik, karena dipercaya memiliki kekuatan yang sebanding, namun juga akan menjadi gengsi tertinggi di DIY.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, Derby DIY kali ini akan mempertemukan sejumlah mantan.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro akan bertemu dengan tim yang ditukanginya sebelumnya, yakni PSIM Jogja. Sedangkan di kubu PSIM Jogja, pelatih Laskar Mataram Bona Simanjuntak akan bertemu dengan tim lamanya, PSS Sleman.
Selain pertemuan para pelatih dengan tim lamanya, pertemuan kedua kesebelasan ini juga akan mempertemukan sejumlah pemain dengan tim lamanya.
Di kubu PSS Sleman terdapat Rangga Muslim Perkasa. Pemain asal Bima ini akan bertemu dengan tim yang selama ini membesarkannya dan dibelanya musim lalu, PSIM Jogja. Bahkan Rangga sempat menjadi ikon di PSIM Jogja sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Persebaya Surabaya pada putaran kedua musim lalu.
Sedangkan di kubu PSIM Jogja ada Crah Eka Angger Siswanto dan Candra Lukmana. Berbeda dengan Crah Angger yang hanya berbaju PSS Sleman di babak 16 besar ISC B 2016.
Sementara Candra Lukmana musim lalu masih berbaju PSS Sleman. Selain itu, pemain di posisi gelandang ini adalah produk dari perkumpulan di bawah PSS Sleman yakni SSB KKK. Tak sampai disitu, Candra sempat berbaju PSS U-15 & U-18, PORDA Sleman 2011-2015 dan Sleman United.
“Lawan PSIM, kita coba…(hening sejenak). Susah ya,” kata pelatih PSS Sleman Seto sembari tertawa usai pertandingan melawan PSS melawan Blitar United, Sabtu (21/7/2018).
“Tidak tahu (arti kalimat tersebut), lihat saja,” lanjutnya.
“Kalau bermusuhan itu tidak bagus. Ini hanya sebuah silaturahmi kemesraan,” tutup Seto.
Sementara pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak mengungkapkan jika Derby DIY adalah pertandingan penting. "Dua-duanya [Derby DIY dan Piala Indonesia] penting. Tapi derby lebih penting untuk mengamankan posisi kita (di Liga 2),” katanya.
Berikut rekor pertemuan PSIM Jogja vs PSS Sleman
7/7/1996 PSIM vs PSS 1-0
11/10/2008 PSS vs PSIM 1-0
12/4/2009 PSIM vs PSS 2-0
15/1/2010 PSS vs PSIM 1-0
26/2/2010 PSIM vs PSS 2-1
29/4/2014 PSIM vs PSS 0-0
19/8/2014 PSIM vs PSS 2-2
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.