Rumah Angelina Jolie di Los Angeles Terjual Rp443 Miliar
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak bersama pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro berfoto bersama jelang Derbi DIY / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Pertandingan syarat gengsi dan nostalgia tersaji saat PSIM Jogja menjamu saudara mudanya, PSS Sleman dalam derbi DIY pada lanjutan Liga 2 Wilayah Timur 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore. Sebab, baik tuan rumah PSIM Jogja maupun PSS Sleman sama-sama diperkuat oleh mantan pemain maupun pelatih dari kedua kesebelasan.
Di kubu PSIM Jogja terdapat mantan pemain PSS Sleman yang kini menukangi Laskar Mataram, yakni Bona Simanjuntak. Selain itu ada tiga mantan pemain PSS yang berseragam PSIM Jogja, yakni Candra Lukmana, Crah Eka Angger dan Edo Pratama.
Sedangkan di tubuh sang tamu, PSS Sleman terdapat mantan pelatih dan pemain PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro, dan Rangga Muslim Perkasa. Bahkan, kedua pelatih baik PSIM Jogja maupun PSS yakni Seto Nurdiyantoro dan Bona Simanjuntak sempat bersama-sama berseragam PSS pada kompetisi Divisi Utama 2004 dan Copa Dji Sam Soe 2005 silam.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan, laga melawan PSS Sleman adalah ajang reuni baginya dengan tim lamanya. Tetapi, sebagai seorang profesional, eks pemain PSMS Medan ini mau tidak mau harus meracik tim dengan maksimal.
Apalagi, PSIM membutuhkan tambahan tiga poin demi mengamankan posisi mereka di klasemen sementara. Hingga pekan ke-9, Laskar Mataram berada di peringkat ke-7 dengan 9 poin. Sedangkan sang tamu, PSS Sleman berada di posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan 19 poin.
"Pertandingan besok akan menarik. PSS Sleman adalah tim bagus dengan determinasi tinggi dan attacking football yang bagus. Tetapi, kami akan main kolektif dan punya motivasi serta daya juang tinggi. Mudah-mudahan besok bisa tampil maksimal dan mengamankan poin di kandang," kata Bona, Rabu (25/7).
Untuk itu strategi khusus telah disiapkan oleh Bona jelang laga derbi. Bona telah melihat rekaman pertandingan PSS Sleman dan memastikan akan meminta anak asuhnya untuk memaksimalkan pertahanan yang kompak untuk meredam agresivitas penyerang PSS Sleman. Di samping itu, Bona mengingatkan kepada anak asuhnya untuk fokus dan tidak terganggu dengan tensi pertandingan.
"Atmosfer dan tensi pertandingan pasti akan sangat berpengaruh, tetapi anak-anak wajib konsentrasi penuh. Jangan terpancing dan wajib bermain dengan cara kami," sambungnya.
Sementara pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengatakan, pertandingan derbi kali ini sejatinya sama dengan pertandingan lainnya. Mantan pelatih PSIM Jogja ini justru melihat dengan kekuatan yang hampir sama, pertandingan ini akan menarik untuk dilihat. Di mana PSIM Jogja adalah tim solid dan memiliki kolektivitas serta semangat yang tinggi. Oleh karena itu, eks pemain Persiba Bantul ini, berharap anak asuhnya fokus menghadapi pertandingan ini.
"Dengan materi pemain hampir sama. Nanti tim dengan konsentrasi, semangat kondisi fisik yang lebih akan menang dalam pertandingan ini," terangnya.
Seto juga enggan banyak berbicara terkait dengan candaannya mengenai berbagi poin yang sempat dilontarkannya beberapa waktu lalu. "Soal itu nanti saya buktikan di lapangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.