Alphonso Davies/Twitter-@FCBayernEn
Harianjogja.com, JOGJA—Bayern menggaet remaja 17 tahun asal Kanada, Alphonso Davies, dari klub Major League Soccer (MLS), Vencouver Whitecaps. Davies ditebus dengan biaya 13,5 juta dolar (setara Rp195,1 miliar) ditambah bonus berdaraskan performa sehingga niai transfernya bisa membengkak menjadi 21,5 juta dolar.
Transfer ini juga menyertakan klausul pelepasan 15% untuk Whitecaps. Artinya, klub tersebut akan kecipratan duit apabila di masa depan Bayern menjual Davies sebelum kontraknya habis. Saat ini, Davies belum bisa bermain untuk Bayern karena FIFA melarang pemain berusia di bawah 18 tahun pindah klub.
Davies bakal berusia 18 tahun pada November nanti dan baru bisa bermain untuk Die Roten mulai Januari 2019. Pelatih Bayern Niko Kovac melayangkan pujian tinggi kepada pemain barunya.
“Dia sangat muda, sangat cepat, dan sangat berbakat. Banyak klub yang menginginkannya. Pemain muda sebagus dirinya tentu saja berhaga mahal,” ujar Kovac sebagaimana dilansir goal.com.
Biaya transfer untuk Davies memecahkan rekor transfer MLS, melampaui rekor kepindahan Jozy Altidore dari New York Red Bulls ke Villareal sebesat 10 juta dolar pada 2008 lalu.
“Saya sangat senang bermain untuk Bayern. Semasa bocah, saya sudah memimpikan hal ini. Sekarang jadi kenyataan. Sekarang saya harus bekerja keras untuk memanfaatkan kesempatan ini,” ucap Davies di akun Twitter Bayern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.