Jelang Dijamu Persiwa , Pelatih PSS Sleman Akui Beberapa Pemainnya Masih Alami Kelabilan Emosi

Jumali
Jumali Jum'at, 27 Juli 2018 16:55 WIB
Jelang Dijamu Persiwa , Pelatih PSS Sleman Akui Beberapa Pemainnya Masih Alami Kelabilan Emosi

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Persiwa Wamena di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Senin (30/7/2018) sore, usai gagal meraih poin di laga derbi DIY.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, usai gagal meraih poin di derbi DIY, Kamis (26/7/2018) karena ditekuk oleh PSIM Jogja dengan skor 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pihaknya langsung mengalihkan fokus ke laga penutup putaran pertama menghadapi Persiwa.

Meski demikian, eks pelatih PSIM Jogja ini mengakui jika dirinya masih buta dengan kekuatan tim besutan Suimin Diharja.

"Belum, saya belum tahu kekuatan mereka," kata Seto kepada Harianjogja.com, Jumat (27/i7/2018) siang.

Kendati demikian, Seto mengaku tidak terlalu pusing memikirkan hal tersebut. Mantan pemain Persiba Bantul ini memilih fokus melakukan perbaikan di skuatnya. Menurut dia, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan perbaikan jelang keberangkatan tim ke Kuningan.

"Perbaikan semua lini harus kami lakukan. Utamanya masalah ketenangan pemain. Akibat kurang tenang, banyak kesalahan individu terjadi saat melawan PSIM Jogja," sambung Seto.

Mengenai kemungkinan rotasi pemain, Seto mengaku masih akan melihat kondisi terakhir dari para punggawa skuat Super Elang Jawa. Meski demikian, kemungkinan rotasi akan dilakukan di lini belakang, mengingat absennya Ahmad Hisyam Tolle pada pertandingan melawan Persiwa, usai menerima kartu merah pada menit ke-68, saat PSS berhadapan dengan PSIM Jogja.

"Nanti kami lihat kondisi terakhir," ucap Seto.

Diakui oleh Seto, sampai saat ini persoalan kelabilan emosi pemain masih dialami oleh para punggawa PSS Sleman. Oleh karena itu, ia berharap persoalan ini bisa teratasi jelang dijamu Persiwa. "Ada beberapa pemain emosinya masih labil. Kami berharap pemain bisa lebih sabar nantinya," harap Seto.



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online