Mantan Kartu Joker Arema Dibidik PSIM Jogja

Jumali
Jumali Selasa, 31 Juli 2018 15:19 WIB
Mantan Kartu Joker Arema Dibidik PSIM Jogja

Sunarto / Wearemania

Harianjogja.com, JOGJA -Teka-teki pemain Liga 1 yang dibidik oleh PSIM Jogja untuk memperkuat tim akhirnya terkuak.

Pemain yang akan didatangkan oleh manajemen PSIM Jogja pada putaran kedua tersebut adalah eks penyerang Arema Sunarto. Sunarto sempat membela Persis Solo, namun jelang putaran kedua Liga 2 2018, pihak Laskar SamberNyawa melepas pemain binaan Akademi Arema ini.

"Sunarto, itu dia pemain Liga 1 ya? Dia masih dalam tahap komunikasi, kami tunggu perkembangannya nanti dari manajemen," kata pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak kepada Harianjogja.com, Selasa (31/7/2018) siang.

Bona menambahkan, jika nantinya Sunarto jadi bergabung maka dipastikan stok penyerang yang ada di PSIM Jogja akan bertambah. Sebab, selama ini PSIM Jogja hanya memiliki dua penyerang yakni Tinton Suharto dan Ismail Haris.

Sementara dari dua penyerang tersebut, saat ini Ismail Haris selalu menjadi starter dan telah mencetak tiga gol untuk PSIM Jogja.

Selain nama Sunarto, Bona mengakui jika pihaknya diam-diam telah mendatangkan full back kiri Persik Kendal, Risman Maidullah. Mantan pemain Persis Solo ini pun telah mengikuti latihan dengan Laskar Mataram dan telah direkomendasikan kepada manajemen.

"Dalam waktu dekat, Risman akan ketemu dengan manajemen dan melakukan negosiasi kontrak," terangnya.

Menurut Bona, langkah merekomendasikan Risman kepada manajemen tidak lepas dari keinginan tim pelatih untuk mencari pemain yang bisa diposisikan sebagai pelapis dari Crah Angger Siswanto. Selain, Risman, ada dua pemain yang kini sedang dalam tahap komunikasi dan akan segera didatangkan oleh tim pelatih.

"Keduanya dari Liga 2, berposisi gelandang. Soal nama, nanti lihat perkembangan saja," kata Bona.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online