Wasit El Clasico Barcelona vs Real Madrid, Ini Rekam Jejaknya
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Pemain PSS Sleman Slamet Budiono melakukan selebrasi usai mencetak sebiji gol ke gawang Persiwa Wamena di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/8/2018) malam. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman sukses memenuhi ambisinya meraih poin penuh dalam laga perdana putaran kedua Liga 2 2018, setelah menang 1-0 atas tamunya Persiwa Wamena di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/8/2018) malam. Sebiji gol PSS dicetak oleh Slamet Budiono pada menit ke-68. Atas tambahan tiga poin ini, maka PSS Sleman sementara menjadi pemuncak klasemen wilayah Timur dengan 25 poin.
PSS mampu menggeser posisi pemuncak klasemen sementara, Madura FC yang ditahan imbang oleh Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, sore tadi.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku bersyukur atas kemenangan yang didapatkan oleh Jodi Kustiawan dan kawan-kawan. Sebab, diakui oleh pelatih asal Kalasan, Sleman, laga melawan Persiwa adalah pertandingan yang tidak mudah. Anak asuh Suimin Diharja ini mampu memberikan perlawanan dan sempat membuat PSS kesulitan meraih kemenangan.
Hal ini terbukti dengan banyaknya peluang yang terjadi di babak pertama, namun selalu kandas saat berhadapan dengan Persiwa. Di sisi lain, Persiwa juga mampu menekan pertahanan PSS pada babak pertama, sebelum akhirnya, 45 menit babak pertama ditutup tanpa gol.
Sedangkan di babak kedua, PSS mencoba melakukan perubahan permainan. Namun lagi-lagi usaha skuat Super Elang Jawa selalu mentah saat berhadapan dengan lini belakang Persiwa. PSS baru mampu mengubah kedudukan pada menit ke-68 melalui sepakan Slamet Budiono. Slamet yang berdiri bebas berhasil meneruskan bola rebound yang membentur tiang gawang dari tendangan Dave Mustaine. Kiper Persiwa Edo Caniago yang sudah salah posisi pun tidak mampu menjangkau bola yang masuk di sisi pojok kanan gawang.
Setelah unggul 1-0, PSS kembali diuntungkan dengan keunggulan pemain. Persiwa harus bermain dengan 10 pemain, setelah Robert Elepere diusir oleh Ridwan Pahala asal Jawa Barat, wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Pemain bernomor punggung 23 ini diganjar kartu merah setelah sempat bersitegang dengan Slamet Budiono.
Namun keunggulan pemain, ternyata tidak mampu menambah keunggulan bagi PSS Sleman. Hingga semenit tambahan waktu di babak kedua selesai, kedudukan 1-0 untuk PSS bertahan hingga akhir.
"Seperti yang saya perkirakan. Persiwa memberikan perlawanan. Kami banyak peluang, namun kurang tenang. Hasil ini kami syukuri, meski ada banyak kesalahan individu dan harus segera dibenahi," ujar Seto usai pertandingan.
Sementara pelatih Persiwa Suimin Diharja mengakui secara permainan, baik PSS maupum Persiwa cukup enak ditonton. Hanya saja, pelatih veteran ini menyayangkan atas kepemimpinan wasit yang mulai terlihat berat sebelah di babak kedua.
"Babak pertama kami mampu mengimbangi, Namun, di babak kedua, makluk goib itu mulai kerja. Bukan masalah kartu merah yang diberikan ke Elo Pere tadi, namun dikit-dikit benturan dan dihentikan. Kami menilai kepemimpinan wasit tidak bagus. Permainan ini dicederai karena banyak keputusan wasit yang merugikan kami," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Malaysia menyita 5.801 mainan squishy tanpa tanda keselamatan. Simak lima tips bagi orang tua untuk memilih mainan yang lebih aman.
Jadwal bola 26–27 Oktober 2026: Persija vs Persik, laga ACL Elite, Galatasaray vs Fenerbahce, PSG vs Lyon, dan Sevilla vs Osasuna.
Badan Geologi menargetkan penataan zona konservasi di 421 cekungan air tanah hingga 2045, dengan wilayah prioritas ditangani sampai 2029.
Kemendikdasmen memindahkan seluruh peserta TKA SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat karhutla. Penyesuaian di Kalsel dilakukan parsial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.