Stan Kroenke Monopoli Saham, Fans Waswas Arsenal Dipakai Semata untuk Bisnis

Hanifah Kusumastuti
Hanifah Kusumastuti Kamis, 09 Agustus 2018 00:25 WIB
Stan Kroenke Monopoli Saham, Fans Waswas Arsenal Dipakai Semata untuk Bisnis

Para pemain Arsenal merayakan gol./Reuters-John Sibley

Harianjogja.com, JOGJA—Kepemilikan Arsenal bakal dimonopoli Stan Kroenke. Miliader asal Amerika Serikat tersebut siap membeli sisa saham Arsenal yang dimiliki Alisher Usmanov senilai 550 juta paun (Rp10,2 triliun).

Sebelumnya, Kroenke telah menguasai 67,09% saham The Gunners. Namun, hal itu ternyata tidak cukup. Melalui perusahannya Kroenke Sports Enterprise (KSE), Kroenke mengincar 30,04 persen saham Arsenal yang dimiliki Usmanov. Upaya Kroenke menjadi pemilik tunggal Arsenal tersebut dilaporkan sudah mencapai kata sepakat.

Dalam pernyataanya di lantai bursa saham London, Kroenke menyatakan akan mengambil keuntungan dari kepemilikan tunggal Arsenal tersebut. Anak Stan Kroenke, Josh Kroenke disebut-sebut bakal terlibat dalam manajerial klub. Kroenke Jr, sapaan Josh Kroenke, kemungkinan bakal menjabat sebagai chief executive club, menggantikan Ivan Gazidis yang siap hengkang ke AC Milan.

“Kami di KSE membuat langkah baru dengan melakukan penawaran memimpin 100 persen kepemilikan klub. Kami mengapresiasi dedikasi Mr. Usmanov kepada Arsenal dan etos dan sejarah klub yang pernah dia berikan. Implementasi kesuksesan ini akan membuka episode baru dalam sejarah klub, di mana kepemilikan pribadi 100 persen dimiliki KSE,” tulis pernyataan Kroenke, seperti dilansir Dailymail.co.uk, Selasa (7/8).

Dalam pernyataan itu, Kroenke menjelaskan Deutsche Bank sepakat menjadi jembatan pembayaran alias memberinya pinjaman untuk melunasi pembelian sisa saham Arsenal yang dimiliki Usmanov. Sebagai jaminannya, Kroenke telah menyetor fee senilai 5,57 juta poundsterling (Rp104,1 miliar) kepada pihak bank, pekan lalu.

Ambisi Kroenke untuk menguasai saham Arsenal secara mutlak sebenarnya sudah berlangsung lama. KSE pernah mengajukan tawaran senilai 525 juta poundsterling (Rp9,81 triliun) untuk membeli saham Arsenal yang dimiliki Usmanov. Tapi saat itu, tawaran Kroenke ditolak pengusaha asal Rusia tersebut.

Kesepakatan Kroenke sebagai pemilik tunggal Arsenal pun mendapat reaksi negatif dari Gooners, julukan pendukung Arsenal. Fans The Gunners khawatir tim yang kini dilatih Unai Emery tersebut hanya akan berorentasi mengeruk keuntungan finansial ketimbang meraih prestasi. Legenda Arsenal, Ian Wright bahkan menyebut ini sebagai hari berkabung bagi Gooners.

“Ini benar-benar hari menyedihkan bagi banyak fans yang juga memiliki saham Arsenal, tidak lama lagi mereka akan meninggalkan status kepemilikan. Bayangkan, jika ini hanya soal uang tapi tetang klub, komunitas dan fans, semua tentang semangat baru bersama Unai [Emery] ini seperti hanya sia-sia,” jelas Wright, dalam akun Twitternya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online