Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H Digelar Hari Ini, Ini Jadwal Lengkapnya
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Ratusan pelari dari sejumlah negara mengikuti ultramarathon, Run To Care 2018, Sabtu (10/8/2018) malam. /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan pelari dari sejumlah wilayah mengikuti ultramarathon, Run To Care 2018. Mereka berlari sejauh 150 Km mengambil rute Jogja-Semarang.
National Director SOS Children’s Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo mengatakan Run To Care Jogja-Semarang dilaksanakan bertepatan dengan International Youth Day yang digelar setiap 12 Agustus.
"Tema tahun ini Empowering Youth Through Running. Kami mengajak para pelari dan masyarakat untuk mendukung pemberdayaan anak muda. Tujuannya agar mereka dapat mandiri dan berkontribusi kepada masyarakat," katanya kepada wartawan sebelum melepas ratusan pelari di Monumen SO Jogja, Sabtu (10/8/2018).
Dia menjelaskan saat ini terdapat lebih dari 2.000 anak muda berusia 15-24 tahun berada di bawah naungan SOS Children’s Villages Indonesia. Lembaganya memberikan bekal yang cukup, baik itu pendidikan maupun keterampilan yang sesuai minat bakat agar mereka bisa mandiri di kemudian hari.
"Secara global, ada sekitar 60 persen anak muda yang meninggalkan SOS Children’s Villages berhasil mandiri secara finansial. Target kami pada 2030 menaikkan angka ini menjadi 90 persen," kata Hadi.
SOS Children’s Villages Indonesia sendiri merupakan lembaga non pemerintah yang fokus kepada pengasuhan anak berbasis keluarga. Di DIY lebih dari 1000 anak mendapatkan program ini. Run To Care merupakan ajang charity run yang digagas oleh SOS Children’s Villages Indonesia sejak 2016.
Untuk terus menyukseskan program SOS Children’s Villages Indonesia ratusan pelari diajak mendukung pemberdayaan anak muda. Sebabnya, masih banyak anak-anak muda yang rentan mendapat akses terhadap pendidikan dan kurang mendapat dukungan untuk mendapatkan keterampilan yang memadai.
Hal itu menjadi faktor utama sulitnya mendapat pekerjaan yang layak bagi sebagian anak-anak muda. Oleh karenanya, setiap pelari yang berlari satu km mereka turut menyumbang dana Rp1 juta.
"Berangkat dari Jogja pada Sabtu malam dan tiba di Banyumanik Semarang pada Minggu siang. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi anak-anak muda yang membutuhkan," kata Hadi.
Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY Edy Wahyudi mengapresiasi kegiatan tersebut. Sembari membacakan amanat Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Edy mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak asasi anak.
"Keberadaan anak juga harus dilindungi dari hal-hal yang negatif. Itu bukan hanya kewajiban pemerintah tetapi semua masyarakat. Langkah SOS Children\'s yang melakukan tindakan sosial untuk membantu memenuhi hak-hak anak patut dicontoh," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.