Guru Bisa Adukan Masalah MBG ke BGN, Ini Kanal Resminya
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Lifter Korea Utara Hyo Sim Kim melakukan angkatan \"snatch\" pada nomor angkat besi putri 63 kg Group A, Asian Games ke-18 2018 di JiExpo, Jakarta, Jumat (24/8). Kim berhasil meraih medali emas pada nomor tersebut. / Antara-Fanny Octavianus
Harianjogja.com, JAKARTA - Kontingen Korea Utara pada cabang angkat besi Asian Games 2018 yang diselenggarakan di JI Expo, Kemayoran, Jakarta menjadi pengumpul terbanyak medali hingga hari kelima pertandingan cabang olahraga itu, Jumat (24/8/2018). Lifter Korea Utara pada pertandingan Jumat mengumpulkan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Medali emas dipersembahkan lifter putri mereka pada kelas 63 kilogram. Lifter Korea Utara tersebut yaitu Kim Hyo Sim meraih medali emas dengan total angkatan 250 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 113 kilogram dan clean and jerk 137 kilogram.
Sementara lifter putri Korea Utara lainnya di kelas 63 kg , Choe Hyo Sim, meraih medali perak dari total angkatan 238 kilogram, dari jenis snatch seberat 105 kilogram dan clean and jerk 133 kilogram.
Sedangkan medali perunggu diraih lifter Korea Utara dari kelas 85 kilogram putra atas nama Jon Myong Song dengan total angkatan 348 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 158 kilogram dan clean and jerk 190 kilogam.
Dengan demikian, perolehan medali Korea Utara pada cabang angkat besi hingga hari kelima di JI Expo, Kemayoran, Jakarta itu sebanyak lima emas, satu perak dan satu perunggu.
Medali lainnya pada hari kelima yakni emas pada kelas 85 kilogram putra diraih lifter Irak Safaa Rashid Mohmood Aljumaili dengan total angkatan 361 kilogram, perak milik lifter Korea Selatan pada kelas yang sama atas nama Jang Yeonhak dengan total angkatan 360 kg.
Sedangkan satu medali perunggu pada kelas 63 kg putri diraih lifter Thailand Rattanawan Wamalun dengan total angkatan 225 kilogram.
Atas hasil ini, Korea Utara semakin mendekati posisi Indonesia di capaian medali hingga Jumat (24/8/2018) malam.
Hingga pukul 21.35 WIB, masih berada di peringkat ke-6 dengan 19 medali dari 8 emas, 5 perak dan 6 perunggu. Sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-5 dengan 32 medali, terdiri dari 9 emas, 9 perak dan 14 perunggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.