Antoine Griezmann dan Nabil Fekir percaya diri dengan status juara dunia saat melawan bekas juara dunia./Reuters-Charles Platiau
Harianjogja.com, JOGJA—Juara dunia 2014, Jerman, dan juara dunia 2018, Prancis, bakal menandai dibukanya edisi perdana UEFA Nations League. Kedua tim bergabung di Grup 1 Liga A dan akan bertanding di Allianz Arena, Munich, Jumat (7/9/2018) pukul 01.45 WIB.
Prancis merasa tidak terbebani meski mereka membawa embel-embel status juara Piala Dunia 2018.
“Gelar ini [trofi Piala Dunia 2018] memberi efek dalam kepercayaan diri. Anda harus mempertahanka titel juara dunia, tetapi itu bukan memberatkan atau menjadi sebuah beban. Semua aspek positif yang kami bawa dari Piala Dunia membantu kami untuk meningkatkan kondisi psikologis dan mendongkrak semangat,” ujar Pelatih Prancis, Didier Deschamps, seperti dilansir supersport.com, Rabu (5/9/2018).
Deschamps membawa hampir seluruh skuatnya yang menjuarai Piala Dunia 2018 ke Allianz Arena. Salah satunya Kylian Mbappe yang terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik di turnamen antaranegara paling akbar di dunia, Juni-Juli lalu. Mbappe tengah dalam sorotan setelah diganjar kartu merah saat membela Paris Saint Germain (PSG) menundukkan Nimes 4-2, akhir pekan lalu. Pemain berusia 19 tahun tersebut diusir dari lapangan karena mendorong pemain Nimes, Teji Savanier, lantaran tidak terima mendapat tekel keras darinya.
“Itu bagian dari reaksi yang manusiawi. Dia tidak bisa mengontrolnya dan dia tahu itu, tetapi itu bukan isu besar,” ujar Deschamps membela Mbappe.
Deschamps kemungkinan menempatkan kiper PSG, Alphonse Areola, untuk mengawal mistar timnya di Allianz Arena, plus melawan Belanda pada laga kedua Grup 1 Liga A di Stade de France, Paris, Senin (10/9) pukul 01.45 WIB. Sebab, kapten dan kiper utama Prancis, Hugo Lloris, mengalami cedera setelah membela Tottenham Hotspur, akhir pekan lalu.
Tekanan justru sepertinya akan mengarah pada tuan rumah Jerman. Dia Mannschaft dituntut bangkit setelah terpuruk di Piala Dunian 2018. Low harus membuktikan dirinya masih layak menukangi Thomas Muller dkk., caranya dengan mendapat hasil meyakinkan di UEFA Nations League.
“Kami semua dalam pengawasan khusus dan berada di bawah tekanan, saya menyadari itu. Bagaimana pun, saya masih yakin dengan kualitas pemainku. Skuat kami di Piala Dunia, sangat, sangat bagus tetapi kami tidak tampil bagus,” ucap Low.
Tumpulnya lini depan Jerman menjadi penyebab mereka terjerembab sebagai juru kunci dalam fase grup Piala Dunia 2018 lalu. Muller dkk. hanya mengemas dua gol dalam tiga laga, meski pertahanan mereka kebobolan empat kali. Timo Werner diharapkan bisa memperbaiki ketajaman Jerman di Allianz Arena nanti. Dia diprediksi akan dipasang sebagai striker sentral dengan didampingi Marco Reus dan Muller di sisi kiri dan kanan serangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos