Kejuaraan Panjat Tebing Tiongkok, Aries Susanti Raih Emas

Chrisna Chaniscara
Chrisna Chaniscara Minggu, 23 September 2018 18:49 WIB
Kejuaraan Panjat Tebing Tiongkok, Aries Susanti Raih Emas

Aries Susanti (Antara-Hendri Nurdiyansyah)

Harianjogja.com, ANSHUN —Setelah sukses di ajang Asian Games, atlet panjat tebing andalan Indonesia, Aries Susanti, kembali meraih prestasi di level internasional. Perempuan dengan julukan Spiderwoman Indonesia itu meraih medali emas di International Climbing Elite Tornament di Anshun, China yang digelar Jumat-Sabtu (21-22/9/2018). Selain itu, Aspar Jaelolo dan Puji Lestari ikut menyumbang dua medali perak di kejuaraan dunia tersebut.

Aries dkk. memang mendapat undangan khusus dari penyelenggara untuk tampil di acara ini. Undangan ini pun tak disia-siakan Merah Putih dengan meraih 1 emas dan dua medali perak. Emas dari Aries dan Perak dari Puji diperoleh setelah mereka melalui all Indonesian final di nomor women\'s speed world record. Aries berhasil mengalahkan kompatriotnya dengan catatan waktu 7,72 detik sedangkan Puji 7,89 detik.

Pada laga final di nomor men\'s speed world record, Aspar Jaelolo mengalami fall. Atlet asal Donggala, Sulawesi Selatan, ini harus merelakan medali emas untuk atlet tuan rumah, Chen Zi Hang. Selain berlaga di nomor speed, Aspar, Aries, dan Puji juga tampil di nomor lead. Hanya saja, mereka gagal masuk final. Baik Aspar maupun Aries berada di peringkat 9. Sementara untuk masuk final lead mereka harus berada di delapan besar.

Ketua Umum PP FPTI Faisol Riza menganggap raihan tiga medali ini merupakan penanda kesiapan atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. “Ini adalah sinyal bagus bagi kita dan juga pemerintah untuk segera menyiapkan Pelatnas,” ujar Faisol seperti dilansir Fpti.or.id, Sabtu (22/9/2018).

Selain International Climbing Elite Tornament di Anshun, masih ada tujuh kompetisi internasional lagi yang harus mereka lakoni di penghujung 2018 ini. Dua dari tujuh kompetisi tersebut adalah seri kejuaraan dunia. Terdekat Aries dkk. akan mengikuti IFSC Climbing World Cup, 29-30 September, di Kranj, Slovenia. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online