David Maulana, Kapten Indonesia U-16 yang Gampang Kangen Keluarga

Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening Minggu, 23 September 2018 20:15 WIB
David Maulana, Kapten Indonesia U-16 yang Gampang Kangen Keluarga

David Maulana/Antara

Harianjogja.com, JOGJA - Aura tegas dan percaya diri langsung terpancar dari sosok kapten tim nasional sepak bola U-16 Indonesia David Maulana.

Kalimat disampaikannya  runtut dan tepat sasaran, tanpa tedeng aling-aling. Sikap yang sama pun ditunjukkan David di atas lapangan. Lugas dan tak ragu meski kadang lawan menawarkan adu fisik nan keras. Visi bermainnya pun oke, ditambah kemampuan kaki kiri yang mumpuni.

Di balik semua itu, David adalah orang yang mudah kangen.

"Kalau jauh dari rumah, saya selalu merindukan keluarga. Selalu ingat suasana di kampung," ujar David seusai laga melawan Iran di Grup C Piala U-16 Asia 2018, Jumat (21/9).

Sebagai seorang atlet yang menjadi andalan di tim nasional, David memang bergelut dengan konsekuensi berat.  Dia harus hidup jauh dari orang tua, jauh dari teman-teman karib di sekitar rumahnya di Kelurahan Sei Rotan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Namun, alih-alih tersungkur, kondisi tersebut justru membuat mentalnya terasah. Itu terbukti ketika dia lolos seleksi nasional timnas U-16 Indonesia yang digelar 25-30 Maret 2017.

Setelahnya, kebintangan David mulai terasa. Ketangguhan mental pesepak bola yang lahir pada 25 Februari 2002 itu membuat pemain jebolan PPLP Medan ini dipilih oleh pelatih timnas U-16 Indonesia Fakhri Husaini untuk mengemban jabatan kapten.

Dia pun berhasil membantu timnya menjadi juara di Piala U-16 Tien Phong Plastic 2017 di Vietnam, turnamen sepak bola remaja U-16 Jenesys Jepang-ASEAN 2018 dan Piala U-16 AFF 2018, serta menjadi yang terbaik di Grup G kualifikasi Piala U-16 Asia 2018 dengan empat kemenangan dari empat pertandingan.

Bahkan, pada turnamen sepak bola remaja U-16 Jenesys Jepang-ASEAN 2018 yang diikuti 12 tim dari 11 negara, David dinobatkan sebagai pemain terbaik.

"Kami selalu optimistis menang, tetapi tidak ingin terlalu percaya diri. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia," tutur penggemar gelandang klub Spanyol Real Madrid, Luca Modric ini.

Penampilan pantang menyerah David dan rekan-rekannya sukses membawa Indonesia menaklukkan Iran dengan skor 2-0 di laga perdana Grup C Piala U-16 Asia 2018, Jumat (21/9), yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Berikutnya di Grup C, Senin (24/9), Indonesia akan menghadapi Vietnam. Kemenangan kedua diperlukan untuk memperbesar peluang menembus fase delapan besar.

Seandainya berada di perempat final Piala U-16 Asia 2018, Indonesia hanya butuh memenangkan satu pertandingan lagi untuk lolos langsung ke Piala Dunia U-17 tahun 2019 sebagai salah satu dari empat timnas U-16 terbaik di Asia.

David Maulana dan rekan-rekannya tentu berusaha keras untuk menembus Piala Dunia U-17, yang kalau terjadi, akan menjadi Piala Dunia pertama sepanjang sejarah bagi Indonesia.

Meski jalan ke sana terhitung berat, pelatih timnas U-16 Indonesia Fakhri Husaini tidak pernah pesimistis. "Saya selalu percaya kepada para pemain," tutur Fahri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online