Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Stefano Lilipaly dan Alberto Beto Goncalvez / Instagram : PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Seperti biasanya dalam gelaran Piala AFF, Indonesia ditargetkan untuk menjadi juara. Tak terkecuali pada penyelenggaraan tahun ini. Mengingat belum pernah juara, PSSI menginginkan Timnas Indonesia menjadi jawara sepak bola se-ASEAN.
Di penyelenggaraan tahun ini, Timnas Indonesia berada dalam Grup B yang bermaterikan Singapura, Timor Leste, Filipina dan Thailand. Bukan lawan yang enteng bagi Indonesia, terutama Thailand, yang kerap menjadi batu sandungan Indonesia.
Gelandang serang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, mengaku ada target juara yang dicanangkan kepada tim di ajang Piala AFF 2018. Apalagi sejak kejuaraan yang dimulai pada 1996 ini digelar, Indonesia belum pernah mendapatkan piala juaranya.
“Seluruh skuat Timnas Indonesia mesti mendasarkan target per hasil pertandingan ke pertandingan. Selangkah demi selangkah untuk mewujudkan Indonesia juara. Akan sulit jika langsung memulai dengan bicara meraih trofi. Karena target bermain yang pasti jadi juara,” ujarnya, Rabu (10/10/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Pekerja desa seperti petani, pedagang, dan buruh tani kini bisa mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran mulai Rp8.400 per bulan.
Menkum Supratman Andi Agtas meluruskan polemik sound horeg. Kementerian Hukum disebut tak pernah menerbitkan hak cipta sound horeg.
AI mulai menjadi teman curhat bagi sebagian orang. Sejumlah penelitian mengungkap hubungan AI dengan kesepian, kedekatan emosional, dan ketergantungan.
Eko Suwanto mengucapkan HUT ke-270 Kota Jogja dan mendorong Pemkot memperkuat anggaran pro rakyat untuk menekan kemiskinan.
Nusron Wahid absen pemeriksaan KPK karena agenda internal ATR/BPN. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi.