Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Stefano Lilipaly dan Alberto Beto Goncalvez / Instagram : PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Seperti biasanya dalam gelaran Piala AFF, Indonesia ditargetkan untuk menjadi juara. Tak terkecuali pada penyelenggaraan tahun ini. Mengingat belum pernah juara, PSSI menginginkan Timnas Indonesia menjadi jawara sepak bola se-ASEAN.
Di penyelenggaraan tahun ini, Timnas Indonesia berada dalam Grup B yang bermaterikan Singapura, Timor Leste, Filipina dan Thailand. Bukan lawan yang enteng bagi Indonesia, terutama Thailand, yang kerap menjadi batu sandungan Indonesia.
Gelandang serang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, mengaku ada target juara yang dicanangkan kepada tim di ajang Piala AFF 2018. Apalagi sejak kejuaraan yang dimulai pada 1996 ini digelar, Indonesia belum pernah mendapatkan piala juaranya.
“Seluruh skuat Timnas Indonesia mesti mendasarkan target per hasil pertandingan ke pertandingan. Selangkah demi selangkah untuk mewujudkan Indonesia juara. Akan sulit jika langsung memulai dengan bicara meraih trofi. Karena target bermain yang pasti jadi juara,” ujarnya, Rabu (10/10/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.