Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Timnas Indonesia/Antara-Djuli Pamungkas
Harianjogja.com, JOGJA - Indonesia akan menantang Hong Kong dalam laga uji coba. Tim asuhan Bima Sakti ini pun sudah menyiapkan strategi dalam pertandingan tersebut.
Duel Indonesia melawan Hong Kong bakal dilangsungkan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Selasa (16/10/2018) malam WIB. Ini menjadi uji coba ketiga bagi Indonesia jelang Piala AFF 2018. Di tempat yang sama, Stefano Lilipaly dkk. mampu mengalah Mauritius 1-0 dan Myanmar 3-0.
"Melawan Hongkong kami berharap kembali meraih kemenangan. Apalagi mereka tim yang bagus dengan pelatih yang baru. Kami sudah melihat permainan mereka dan juga saat ajang Asian Games lalu kita sudah pernah bertemu," kata pelatih timnas, Bima Sakti di pssi.org, Senin (15/10/2018).
Di laga ini, Bima memanggi Andik Vermansyah dan Abduh Lestaluhu. Bima mengaku telah menyiapkan strategi tersendiri melawan Hong Kong. Dia akan mengandalkan kecepatan para pemain untuk memborbardir pertahanan lawan.
"Kami juga memanggil Abduh Lestaluhu dan Andik Vermansyah di laga ini untuk menambah kekuatan kami usai memulang Rezaldi [Hehanusa] dan Esteban [Vizcarra]. Kami sudah memberikan formula jitu bagaimana cara anak-anak untuk mengalahkan Hong Kong," terang Bima.
"Kita juga melihat Hong Kong memiliki pemain-pemain dengan postur tinggi. Kami tadi berlatih bagaimana transisi pemain bertahan ke menyerang atau sebaliknya. Kami andalkan kecepatan anak-anak untuk membongkar pertahanan Hong Kong karena ini salah satu andalan Timnas Indonesia," tandasnya.
Sementara itu, Bek Indonesia, Hansamu Yama Pranata, mengaku dia bersama rekan-rekannya sudah siap melawan Hongkong. Hansamu menegaskan timnyaakan berusaha maksimal untuk mendapat hasil yang terbaik.
"Kita lawan Hong Kong karena ini buat persiapan Piala AFF 2018 dan kita berusaha memberikan yang terbaik buat besok. Kalau soal Hong Kong kita tahu, mereka punya postur tinggi-tinggi, terus kemampuannya juga merata," ungkap Hansamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.