Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto (Badmintonindonesia.org)
Harianjogja.com, ODENSE -Dari ajang Denmark Open 2018, ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, berhasil melangkah ke babak kedua. Ricky/Debby sukses membekuk wakil China, Zhang Nan/Li Yunhui.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan pada Rabu (17/10/2018), Ricky/Debby menang dua game langsung atas pasangan kawakan China tersebut. Ricky/Debby menang dengan skor 21-15 dan 21-15 atas Zhang/Li. Pasangan Indonesia itu butuh waktu 36 menit untuk menyelesaikan pertandingan.
Ricky/Debby pun mengikuti jejak Jonatan Christie dan Gregoria Mariska yang lebih dulu menjejak babak kedua Denmark Open 2018. Jonatan dan Gregoria memastikan tiket ke babak kedua pada Selasa (16/10/2018).
Rikcy/Debby menjadi ganda campuran Indonesia yang pertama tampil. Indonesia masih memiliki tiga wakil lainnya di nomor ini yakni Hafiz Faizal/Gloria Emanuelel Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.