Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Andik Vermansah (dua dari kanan)./PSSI.org
Harianjogja.com, BEKASI—Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, tak butuh waktu lama untuk mengantisipasi situasi Saddil Ramdani yang tersandung kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan.
Pelatih anyar Timnas Indonesia itu langsung memanggil pemain Kedah FA, Andik Vermansah, untuk bergabung dalam pemusatan latihan akhir menjelang Piala AFF 2018. Alhasil, ada sebanyak 24 nama yang dipanggil Bima Sakti untuk masuk di skuat Indonesia.
Nama Saddil diketahui ada di dalam 23 pemain yang disiapkan dalam ajang Piala AFF 2018. Jumlah 23 pemain itu sesuai dengan kuota pendaftaran pemain dalam turnamen lokal Asia Tenggara itu. Bima Sakti terpaksa menambah satu lagi pemain, yakni Andik, untuk mengantisipasi apabila Saddil benar-benar tak bisa membela Indonesia.
Adapun, Bima Sakti tak mau berkomentar mengenai pemanggilan Andik terkait dengan posisi pemain senior itu untuk menggantikan keberadaan Saddil di antara 23 pemain Indonesia. “Andik dipanggil untuk ikut latihan. Andik pemain berpengalaman serta bisa membantu tim meraih hasil terbaik di Piala AFF 2018,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.