WhatsApp Uji Restricted Chat, 4 Fitur Ini Kini Dibatasi
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Pertandingan antara Indonesia vs Kamboja di GOR UNY / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Pertandingan berat bakal dihadapi oleh Timnas futsal Indonesia saat berjumpa dengan Timnas Thailand di babak semifinal Piala AFF Futsal 2018, di GOR UNY, Jumat (9/11/2018) pukul 14.00 WIB.
Sebab, secara head to head, Thailand lebih diunggulkan. Meski Indonesia sempat meraih kemenangan 4-2 di ajang SEA Games 2017, namun dari 15 pertemuan sebelumnya, Thailand tetap mendominasi kemenangan atas Indonesia. Dari 15 kali pertemuan sebelum SEA Games 2017, Thailand meraih 13 kali kemenangan dan Timnas Futsal hanya meraih 2 kali kemenangan. Total Thailand mencetak 84 gol ke gawang Timnas Futsal, sementara Timnas Futsal hanya menyarangkan 30 gol ke gawang Thailand.
Selain itu Thailand adalah sang juara bertahan AFF Futsal Championship. Thailand keluar sebagai juara grup B dengan menyapu bersih tiga kemenangan, termasuk menaklukan rival mereka, Vietnam.
Oleh karena itu, wajar jika pelatih Timnas futsal Indonesia Kensuke Takahashi memberikan perhatian lebih kepada anak asuhnya jelang berjumpa dengan Thailand.
Thailand yang diasuh Jose Maria Pazos Mendes, memiliki permainan khas Eropa. Di mana tim futsal Thailand kuat saat bertahan. Oleh karena itu, Kensuke menilai tak akan bisa mengandalkan daya gedor satu dua pemain saja dan memperkirakan akan banyak melakukan rotasi demi menjebol pertahanan lawan.
"Untuk semifinal, kami sudah memperbaiki taktik dan permainan kami setelah lawan Malaysia kemarin, hasilnya kami buktikan saat melawan Kamboja hari ini," ujar pelatih asal Jepang ini.
Di sisi lain, salah satu kelemahan utama dari Timnas Futsal Indonesia saat berlaga di grup A ialah pertahanan. Tim asuhan Kensuke Takahashi tersebut menampilkan permainan terburuk saat kalah dari 5-7 dari Malaysia di matchday kedua grup A. Oleh karena itu perbaikan permainan, utamanya dalam bertahan perlu dimaksimalkan, mengingat Thailand telah mengemas 35 gol dan hanya kebobolan satu gol di fase grup. Sedangkan Indonesia telah kebobolan total sebanyak 8 gol selama babak penyisihan grup A dan mencetak 23 gol.
Sementara pelatih Timnas Futsal Thailand, José María Pazos Méndez menyatakan tidak akan menganggap remeh Indonesia. Sebab, pelatih asal Spanyol ini menilai jika tim manapun yang lolos ke babak semifinal adalah tim kuat. Selain itu, Jose melihat Indonesia memiliki empat hingga lima pemain yang berkemampuan hampir serupa dan bagus. Ia juga meminta anak asuhnya mewaspadai Indonesia secara tim.
"Meski demikian, kami yakin bisa mengalahkan mereka di semifinal, kami tetap mewaspadai mereka," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.
DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi UU pada 6 Oktober 2026 setelah pembahasan sejak 14 September.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.