S&P Global Peringatkan Ancaman Krisis Pangan Dunia pada 2027
S&P Global memperingatkan ancaman krisis pangan dunia akibat kenaikan biaya diesel, gangguan pasokan pupuk, dan ancaman El Niño.
Uji coba BP Jogja (biru) melawan Satya Wacana Salatiga di GOR Klebengan, Jumat (23/11/2018) sore /Harian Jogja -Jumali
Harianjogja.com, DENPASAR - Laga berat akan dihadapi oleh waki DIY Bima Perkasa (BP) Jogja pada seri ketiga Indonesia Basketball League (IBL) 2018/2019 saat melawan Pacific Caesar Surabaya, di GOR Merpati, Denpasar, Jumat (14/12/2018) sore.
Sebab, BP Joga saat ini tengah dalam performa yang menurun. Sempat dua kali meraih kemengan di dua game awal di seri I yakni menang atas Siliwangi Bandung 67-52, dan mengalahkan Satya Wacana 97-62, BP Jogja harus gagal meraih kemenangan di tiga game selanjutnya.
Mereka dikalahkan Perwira Bandung dengan 73-57, kalah dari NSH Jakarta dengan 67-54 dan terakhir ditekuk Hangtuah dengan 70-63. Alhasil, tim besutan Raul "Ebos" Miguel Hadinoto ini harus puas berada di peringkat ketiga Divisi Merah.
Sedangkan lawan dari BP Jogja yang akan dihadapi di game pertama Seri III kali ini, Pacific Caesar juga mengalami kelabilan penampilan. Empat kali menjalani game, Pacific Caesar dua kali menang dan dua kali kalah. Alhasil, tim asal Surabaya ini harus puas berada di peringkat ketiga dengan 6 poin.
Sementara jika menilik rekor pertemuan antara kedua tim, Pacific Caesar kali ini lebih diunggulkan. Sebab, meski meraih kemenangan 59-50 di ajang preseason, 16 Oktober lalu, Pacific Caesar lebih mencatatkan rekor kemenangan lebih banyak daripada BP Jogja. 20 Januari lalu, Pacific Caesar berhasil mengalahkan BP Jogja 82-67, di 12 maret 2017, Pacific juga menang 83-59 atas BP Jogja. Sedangkan di pertemuan pertama, yakni 9 April 2016, BP Jogja berhasil mengalahkan Pacific dengan 68-39.
Menanggapi hal tersebut, pelatih BP Jogja Raul "Ebos" Miguel Hadinoto menyatakan, sejumlah gameplan telah dipersiapkan pihaknya saat berhadapan dengan Pacific Caesar.
"Kami harus lebih konsisten saja dalam setiap kuarter. Kami tidak boleh lengah," kata Ebos, Kamis (13/12/2018).
Menurut Ebos, kegagalan memetik kemenangan di Seri II di Jakarta membuat pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penampilan tim. Selain itu, sejumlah persiapan berupa perbaikan akurasi tembakan dan defense juga terus ditingkatkan.
"Kami ingin ritme pemain kembali di seri ketiga ini," harap Ebos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
S&P Global memperingatkan ancaman krisis pangan dunia akibat kenaikan biaya diesel, gangguan pasokan pupuk, dan ancaman El Niño.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.