Lazio vs Parma: Biancocelesti Bidik Empat Kemenangan Beruntun

Jumali
Jumali Sabtu, 24 Oktober 2026 18:47 WIB
Lazio vs Parma: Biancocelesti Bidik Empat Kemenangan Beruntun

Logo Serie A Italia./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA—Lazio membidik kemenangan keempat secara beruntun saat menjamu Parma dalam lanjutan Serie A 2026/2027 pada akhir pekan ini. Tim berjuluk Biancocelesti tersebut tengah berada dalam momentum positif di bawah asuhan Gennaro Gattuso, sedangkan Parma datang dengan catatan hasil buruk.

Berdasarkan pratinjau resmi Serie A pada 23 Oktober 2026, Lazio baru saja meraih tiga kemenangan beruntun atas Venezia, Monza, dan Juventus. Kemenangan atas Juventus menjadi modal penting bagi tim tuan rumah untuk melanjutkan tren positif sekaligus berupaya merebut posisi teratas klasemen.

Di sisi lain, Parma yang kini ditangani Alberto Gilardino membutuhkan poin untuk memperbaiki posisinya dan menjauh dari ancaman zona degradasi. Tim tamu menelan dua kekalahan beruntun dengan skor 0-3, masing-masing saat menghadapi Inter Milan dan Torino.

Lazio Andalkan Momentum Positif

Lazio memiliki sejumlah modal untuk menghadapi Parma. Selain kemenangan beruntun, tim asuhan Gattuso juga menunjukkan produktivitas gol yang lebih baik dibandingkan calon lawannya.

Menurut data pratinjau Serie A, Lazio telah memiliki 10 pencetak gol berbeda, jumlah yang setara dengan Inter Milan. Sebaliknya, Parma baru memiliki tiga pemain berbeda yang mencetak gol sepanjang musim ini.

Catatan tersebut memperlihatkan perbedaan kontribusi gol kedua tim. Lazio memiliki lebih banyak pemain yang mampu menyelesaikan peluang, sedangkan Parma masih kesulitan membangun produktivitas serangan.

Lazio juga belum kebobolan pada babak pertama dalam pertandingan-pertandingan yang tercatat di pratinjau tersebut. Catatan ini menjadi salah satu indikator positif bagi pertahanan Biancocelesti menjelang pertandingan melawan Parma.

Parma Dibayangi Rekor Tandang Buruk

Tantangan Parma tidak hanya berasal dari performa terkini, tetapi juga catatan pertandingan tandang. Menurut data Serie A, Parma telah menelan lima kekalahan beruntun saat bermain di kandang lawan.

Poin tandang terakhir Parma sebelum rangkaian kekalahan tersebut diraih ketika mengalahkan Udinese dengan skor 1-0 pada 18 April 2026. Sejak itu, mereka belum mampu membawa pulang poin dari lima pertandingan tandang berikutnya yang tercatat dalam data tersebut.

Produktivitas gol juga menjadi persoalan bagi Parma. Tim ini tercatat sebagai klub dengan jumlah gol paling sedikit di antara peserta Serie A, yakni empat gol, serta memiliki nilai expected goals (xG) terendah, sebesar 6,8.

Meski demikian, Lazio tetap perlu menjaga konsentrasi untuk menghindari kehilangan poin di kandang sendiri. Parma akan berusaha memanfaatkan pertandingan ini untuk menghentikan tren negatif dan mulai mengumpulkan poin di bawah arahan Gilardino.

Rekor Pertemuan Memihak Lazio

Lazio juga memiliki catatan pertemuan kandang yang positif melawan Parma. Dalam 36 pertemuan kompetitif kedua tim di Roma, Lazio meraih 21 kemenangan, 11 hasil imbang, dan empat kekalahan.

Biancocelesti juga selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kandang terakhir melawan Parma, dengan total 28 gol. Terakhir kali Lazio gagal mencetak gol saat menjamu Parma terjadi pada 20 Mei 2007, ketika kedua tim bermain imbang 0-0.

Dengan modal kemenangan beruntun, produktivitas serangan, dan rekor pertemuan tersebut, Lazio memiliki peluang untuk melanjutkan tren positif. Sementara itu, Parma membutuhkan peningkatan performa untuk mengakhiri rangkaian hasil buruk dan membawa pulang poin dari lawatan ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online