Pilot Asing Jadi Kurir Narkoba, Polisi Buru Jaringan Internasional
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Kevin Sanjaya-Marcus Fernaldi Gideon/Badminton Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Herry Iman Pierngadi pelatih bulu tangkis ganda putra berharap pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi atau yang akrab disebut Minions dikepung oleh pemain sesama Indonesia pada peringkat 10 besar dunia.
"Harus ada pasangan lain yang mendekat ke Kevin/Marcus dan tidak terlalu jauh peringkatnya. Sampai sekarang, pasangan yang punya peringkat paling dekat adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto," kata Herry ketika dijumpai dalam pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).
Herry mengatakan harapan pasangan ganda putra Indonesia lainnya bisa menempel Minions bukan tanpa alasan yaitu agar peluang Indonesia untuk mengirim atlet bulu tangkis ke Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang semakin besar.
"Saya harus menyusun program, mengirim pemain, dan menetapkan strategi permainan dengan tepat karena sektor ganda putra mendapatkan target untuk menempatkan dua wakil dalam Olimpiade Tokyo," katanya menambahkan.
Pemain ganda putra Indonesia setelah Fajar/Rian saat ini adalah ganda senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada peringkat sembilan dunia, Berry Angriawan/Hardianto peringkat 18 dunia, dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso yang berada peringkat 24 dunia.
Herry mempersilakan pasangan atlet putra Indonesia, baik yang berada di pelatnas ataupun pasangan pemain profesional seperti Hendra/Ahsan untuk saling berlomba lolos kualifikasi Olimpiade 2020.
"Penghitungan poin Olimpiade itu mulai April 2019 hingga April 2020. Saya berharap setidaknnya ada empat pasangan yang sama-sama berpeluang masuk Olimpiade dan bukan hanya dua pasangan," katanya.
Terkait posisi Hendra/Ahsan yang memilih jalur karir pemain profesional, Herry mengatakan rencana pasangan Juara Dunia 2013 dan 2015 sudah lama dibahas dan bukan hanya pada 2018.
Baca juga: Hendra/Ahsan targetkan 15 turnamen demi lolos Olimpiade
"Pengurus PBSI memutuskan atlet harus mundur dari pelatnas jika mereka memilih untuk menjadi atlet profesional. Saya menilai Hendra/Ahsan hanya statusnya saja yang profesional. Mereka masih berhak untuk berlatih di pelatnas PBSI dan kami membutuhkan mereka sebagai senior bagi atlet-atlet lain," kata Herry menerangkan.
Saat ini atlet ganda putra pelatnas PBSI tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019 sebagai turnamen pembuka pada 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.