Kunjungi Rumah Krisna Adi, Satgas Antimafia Bola Tak Banyak Minta Keterangan

Jumali
Jumali Rabu, 09 Januari 2019 18:55 WIB
Kunjungi Rumah Krisna Adi, Satgas Antimafia Bola Tak Banyak Minta Keterangan

Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Krishna Murti (memakai jaket) saat mengunjungi rumah penyerang PS Mojokerto Putra Krisna Adi, Rabu (9/1/2018) siang / Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, SLEMAN - Satgas Antimafia Bola dipastikan tidak banyak meminta keterangan Krisna Adi Darma Tama saat menjenguk penyerang PS Mojokerto Putra tersebut di rumahnya, Gamping, Sleman, Rabu (9/1/2019) siang.

Dalam pertemuan tertutup itu, Satgas lebih banyak menanyakan mengenai kondisi kesehatan dari mantan penyerang PSIM Jogja tersebut.

"Tadi Pak Krishna [Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola] menjenguk dan menanyakan perkembangan kesehatan adik saya. Sedikit tanya mengenai kronologi kecelakaan, kecelakaan seperti apa, kelanjutan usai kecelakaan," ujar kakak kandung dari Krisna Adi, Johan Arga.

Johan yang juga mantan penyerang PSIM Jogja ini mengungkapkan, saat dijenguk oleh rombongan Satgas Antimafia Bola, adiknya dalam kondisi sadar dan bisa diajak komunikasi. Hanya saja, untuk mengingat beberapa hal, Krisna Adi masih lemah.

"Tadi dari pihak Satgas juga sempat menyatakan siap membantu kami baik materi maupun moril. Kami sendiri ucapkan terimakasih karena mau membantu Krisna," kata Johan Arga.

Ditambahkan Johan, adiknya baru keluar dari dari RS Sardjito akibat kecelakaan beberapa waktu lalu pada 8 Desember lalu. Ada beberapa rangkaian operasi yang harus dijalani oleh Krisna Adi agar sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Setelah menjalani operasi pembersihan bagian dalam kepala beberapa waktu lalu, Krisna masih dijadwalkan menjalani dua kali operasi, yakni rekonstruksi wajah dan pemasangan batok kepala.

"Untuk rekonstruksi wajah dilakukan dua minggu lagi, setelah itu baru ada pemasangan batok kepala. Rekomedasi dari dokter memang tidak boleh beraktivitas dulu selama setahun," ucap Johan Arga.

Sementara Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Krishna Murti mengatakan, pihaknya tidak banyak meminta keterangan dari Krisna Adi. Krishna menyatakan jika eks penyerang PSIM Jogja ini tidak dalam kondisi sehat. "Namun, saya sudah bisa tangkap gambaran. Saksi? ya belum, ini kan hanya ngobrol dulu. Yang penting dia sehat dulu," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online