Monako Jadi Tempat Tinggal Terbaik Dunia 2026
Monako menempati peringkat pertama Nomad Lifestyle Index 2026 dengan skor 73,89, mengungguli Andorra dan Uni Emirat Arab.
Yoyok Sukawi / IG : PSIS Official
Harianjogja.com, SEMARANG - Kontrak jangka panjang minimal dua musim mulai diberlakukan oleh PSIS Semarang jelang Liga 1 2019 mendatang. Setidaknya ada empat pemain yang dikontrak dengan durasi waktu dua musim di antaranya Fauzan Fajri Nasrullah, Ibrahim Conteh, Joko Ribowo dan M Rio Saputro.
Menanggapi langkah ini CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi angkat bicara. Ia mengakui jika pihaknya punya rencana jangka panjang dan target dengan mengontrak beberapa pemain dengan durasi lebih dari semusim.
"Ini semua berkaitan dengan rencana jangka panjang dan target besar di musim 2020," kata Yoyok, Jumat (11/1/2019).
Yoyok mengungkapkan, target tinggi yang dimaksud adalah menembus tiga besar Liga 1 2020. Oleh karena itu, tidak banyaknya perubahan komposisi pemain akan menjadi kunci dari meraih target tersebut. Ia berharap agar dengan penerapan kontrak jangka panjang ini para pemain tidak perlu banyak beradaptasi lagi. Alhasil, peluang timnya tampil apik dan meraih kemenangan di setiap laga semakin besar.
"Kami ingin chimstry yang ada terus terjaga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Monako menempati peringkat pertama Nomad Lifestyle Index 2026 dengan skor 73,89, mengungguli Andorra dan Uni Emirat Arab.
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Vincent Kompany dilaporkan stabil di rumah sakit setelah pingsan saat latihan Bayern Munich. Klub memprioritaskan pemulihan sang pelatih.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Java United pada babak pertama pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Ciro mencetak gol menit ke-30.
S&P Global memperingatkan ancaman krisis pangan dunia akibat kenaikan biaya diesel, gangguan pasokan pupuk, dan ancaman El Niño.