#CLBK Tayang Hari Ini, Kisah Romantis Widyawati dan Slamet Rahardjo
Film Cinta Lama Babak Kedua #CLBK tayang mulai 2 Juli 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah cinta lama yang mengancam pernikahan cucu.
Yu Hyun-koo / LigaIndonesia
Harianjogja.com, PALANGKA RAYA - Gelandang asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo, tampak dalam aktivitas tim promosi Liga 1 2019, Kalteng Putra. Dia terlihat datang bersama manajemen tim dan menonton pertandingan 32 besar kompetisi lintaskasta di Stadion Tuah Pahoe, Sabtu (26/1/2019).
Pemain yang beberapa musim terakhir membela Sriwijaya FC itu diperkenalkan sebagai penggawa baru Kalteng Putra. Ia diharapkan bisa menjadi metronom di lapangan tengah Laskar Isen Mulang.
Pengalaman gelandang berusia 36 tahun ini diyakini bisa menambah performa tim. Apalagi Kalteng Putra butuh pemain berpengalaman, supaya tidak keteteran dalam persaingan di Liga 1 mendatang.
"Yu Hyun-koo masuk mengisi slot pemain asing dari Asia. Setelah ini kami masih berburu beberapa pemain lagi," kata Agustiar Sabran, CEO Kalteng Putra, dikutip dari laman Liga Indonesia, Minggu (27/1/2019).
Dalam riwayat kariernya Yu Hyun-koo pernah memperkuat Pohang Steelers, Jeju United, Gwangju Sangmu, Super Reds, Semen Padang, hingga Sriwijaya FC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Cinta Lama Babak Kedua #CLBK tayang mulai 2 Juli 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah cinta lama yang mengancam pernikahan cucu.
Taylor Swift dan Travis Kelce dikabarkan menggelar pesta pernikahan besar di Madison Square Garden yang disebut lebih meriah dari Met Gala.
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
China menyindir Uni Eropa saat AC buatan Negeri Tirai Bambu diburu warga Eropa yang dilanda gelombang panas ekstrem.
Sri Sultan meminta wisatawan menunda pendakian Gunung Merapi karena aktivitas vulkanik masih berstatus Siaga dan berpotensi menimbulkan bahaya.