Gonzalo Higuain/Reuters-Andrew Boyers
Harianjogja.com, JOGJA—Gonzalo Higuain seharusnya bisa mencetak gol pekan ini karena Chelsea akan menghadapi lawan lemah.
Itulah Statistik bertahan Huddersfield Town di Liga Premier musim ini sangat buruk: kebobolan 41 gol dari 24 laga.. Meski bukan yang terburuk, angka ini jelas menunjukkan kelemahan mendasar di lini pertahanan tim juru kunci tersebut.
Tentu bakal memalukan apabila rekrutan anyar Chelsea, Gonzalo Higuain, kembali gagal menceploskan gol dalam laga yang digelar di Stamford Bridge, Sabtu (1/2/2019) malam WIB ini.
Striker berjuluk El Pipita ini mendapat sorotan tajam menyusul performanya yang tak kunjung membaik meski sudah hijrah dari AC Milan ke Chelsea. Terakhir, penyerang itu 31 tahun itu melempem saat The Blues digasak Bournemouth empat gol tanpa balas di Vitality Stadium. Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengakui Higuain belum kembali dalam performa terbaik di pekan pertamanya bersama tim.
“Anda dapat mengatakan dia belum dalam performa puncak. Dia hanya butuh waktu untuk kembali ke kondisi yang lebih baik,” ujar Sarri seperti dilansir espn.com, Jumat (1/2/2019).
Ketajaman Higuain memang amat diharapkan mengingat Chelsea gagal mencetak gol dalam empat dari tujuh laga terakhir di Liga Premier. Kabar baiknya, tim tamu punya performa yang jauh lebih buruk. Laurent Depoitre dkk. tak mampu mencetak gol dalam tiga laga terbarunya. Produktivitas tim berjuluk The Terriers itu bahkan merupakan yang terendah di Liga Premier sejauh ini (13 gol). Huddersfield mestinya tak menjadi ancaman besar bagi Chelsea yang tengah memburu kemenangan demi memulihkan kepercayaan diri mereka. Apalagi tim asuhan Jan Siewert itu tak pernah menang melawan tim nonpromosi sejauh ini.
Chelsea justru harus mewaspadai ketergantungan mereka terhadap Jorginho. Di sejumlah laga, permainan The Blues menjadi mudah dibaca setelah lawan sukses memastikan sang gelandang. Gylfi Sigurdsson (Everton) pernah mengunci Jorginho ketika bermain tanpa gol di Stamford Brige, Dele Alli melakukan hal yang sama untuk Tottenham, dan David Brooks melakukan tugas itu dengan sangat baik untuk Bournemouth.
Dilansir Metro, beberapa pemain Chelsea kabarnya mulai khawatir tim lawan sudah memahami cara untuk menghentikan Sarri-ball. Kondisi ini membuat Sarri harus segera menemukan varian taktik baru. Melihat komposisi skuat Chelsea saat ini, seharusnya Sarri tak kesulitan merancang beberapa taktik. Mantan pelatih Napoli itu mengakui sendiri bahwa kemampuan skuatnya sudah cukup bagus. “Mungkin kami tidak berada di puncak Liga Premier saat ini, tapi kami kompetitif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos