Mantan Bek Swansea City dan Timnas Trinidad Tertarik Bergabung PSS Sleman

Jumali
Jumali Selasa, 05 Februari 2019 11:55 WIB
Mantan Bek Swansea City dan Timnas Trinidad Tertarik Bergabung PSS Sleman

Kapten PS Tira Radanfah Abu Bakr bersama Ahmad Nufiandani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persipura di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/8/2018) malam. / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN - Mantan bek Swansea City, Radanfah Abu Bakr rupanya tertarik untuk bergabung dengan PSS Sleman pada kompetisi Liga 1 2019.

Pemain timnas Trinidad and Tobago ini baru memulai karier di Indonesia bersama PS Tira musim 2018. Ketangguhan mengawal lini belakang The Young Warriors membuat pelatih Nil Maizar mendapuknya sebagai kapten.

Abu Bakr tampil 17 pertandingan di putaran kedua Liga 1 dan mencetak sebiji gol. Pesepakbola berusia 31 tahun ini juga sukses membebaskan PS Tira dari jurang degradasi.

Abu Bakr bisa saja bermain untuk PSS Sleman musim 2019, karena sampai saat ini skuat Super Elang Jawa belum memiliki pemain asing di posisi bek. Adapun harga dari Abu Bakr berdasarkan situs transfermarkt, adalah senilai 200.000 euro (sekitar Rp3,3 miliar)

"Saya tertarik untuk bergabung dengan PSS Sleman. Meskipun sejauh ini belum ada yang menghubungi saya," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (5/2/2019).

Abu Bakr sendiri menyadari belum memutuskan mengenai masa depannya. Sebab, Liga 1 baru akan bergulir usai Pilpres 2019.

"Saya tidak yakin tetap bertahan di Indonesia. Saya tetap memprioritaskan opsi terbaik untuk karier saya," sambungnya.

"Saya tahu, akan ada pemilu di Indonesia," kata pemilik lisensi kepelatihan C TTFA/KNVB ini.

Terpisah pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan belum mengetahui mengenai Radanfah Abu Bakr. Meski demikian, pelatih asal Kalasan tersebut mengakui jika saat ini pihaknya telah mengajukan sejumlah kandidat pemain asing ke manajemen. Untuk posisi bek tengah, sejauh ini Seto menyatakan ada tiga kandidat kuat.

"Satu pemain pernah bermain satu tahun di Indonesia, satu dari Brasil dan satu dari mana saya lupa. Yang dua ini belum pernah main di Indonesia. Semua kami serahkan ke manajemen. Ya lihat perkembangannya nanti," ucap Seto.

Sedangkan mengenai perekrutan Arsyad Yusgiantoro, Seto mengakui jika mantan pemain PSM Makassar dan Persegres ini direkomendasikannya untuk didatangkan. "Ya, sesuai dengan kebutuhan. Soal pertimbangan untuk mendatangkannya, ya tentunya ada alternatif bidikan," paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online