Jangan Salah Paham, Ini Bedanya MHEV, HEV, PHEV, dan REEV
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro saat konferensi pers seusai pertandingan Borneo FC melawan PSS Sleman / Istimewa
Harianjogja.com, SAMARINDA - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan ada peningkatan cara bermain dari Bagus Nirwanto dan kawan-kawan, meski pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, mereka dikalahkan tuan rumah Borneo FC 0-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (15/2/2019) malam.
"Ada perubahan dibandingkan saat melawan Barito Putera. Ini hal positif bagi kami. Ke depan, di leh kedua, kami harus lebih perhatikan cara bermain kami. Utamanya, proses kemasukan gol tadi," kata Seto usai pertandingan.
Sementara disinggung mengenai terbatasnya jumlah pemain yang dibawa ke Samarinda, Seto mengungkapkan, jika 15 pemain yang dibawa kali ini adalah dasar dalam membangun tim. Rencananya Seto masih akan mencari pemain senior dan pemain asing untuk mengisi skuat di kompetisi Liga 1 2019.
"Ini jadi pondasi kami. Kami akan cari tambahan pemain lokal senior dan pemain asing nantinya," terangnya.
Berbekal skuat minimalis, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro langsung menempatkan Ega Rizky sebagai penjaga gawang. Sementara empat pemain belakang diisi oleh Jajang Sukmara, Gufron, Ikhwan dan Bagus Nirwanto.
Sedangkan di lini tengah diisi oleh Sidik Saimima, Nerius Alom, Ricky Kambuaya dan Arsyad Yusgiantoro. Sementara untuk lini depan diisi oleh Haris Tuharea dan KH Yudo.
Alhasil di awal babak pertama, PSS mencoba menekan dan menguasai permainan. Namun, ketatnya pertahanan dari Borneo FC membuat usaha dari Arsyad Yusgiantoro maupun KH Yudo selalu kandas.
Sebaliknya, memasuki menit ke-5, perlahan Borneo FC mulai menguasai permainan. Sejumlah peluang pun sempat tercipta. Salah satunya adalah tendangan dari luar kotak penalti yang dilancarkan Amrizal Umanairo. Beruntung tendangan dari mantan pemain Persija tersebut mampu ditepis oleh Ega Rizky.
Keputusan Bagus Nirwanto menjatuhkan Ambrizal Umanairo di menit ke-25 berbuah petaka. Wasit yang memimpin jalannya pertandingan langsung menunjuk titik putih. Lerby Eliandry yang didapuk untuk menjadi algojo penalti berhasil menempatkan bola tepat di pojok kiri Ega Rizky. 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
Tertinggal donasi gol, PSS mencoba tampil menekan. Namun, usaha dari Bagus Nirwanto dan kawan-kawan selalu kandas. Hingga peluit akhir tanda babak pertama selesai, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
PSS langsung tampil menekan pada awal babak kedua. Sejumlah peluang sempat didapatkan oleh PSS melalui KH Yudo.
Namun, peluang manis dari mantan pemain Kalteng Putra di menit ke-54 tersebut berhasil digagalkan oleh kegemilangan kiper Borneo FC, Gianluca Cladio membuat usaha PSS untuk menyamakan kedudukan gagal. Hingga tambahan 3 menit babak kedua selesai, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Menguap yang menular ternyata berkaitan dengan mekanisme otak. Simak fungsi menguap dan kapan perlu diwaspadai.
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
PSIM Jogja memastikan peluang Franco Ramos bertahan masih terbuka. Bek asal Argentina itu dijadwalkan tiba di Jogja dalam waktu dekat.
Daihatsu kembali menghadirkan Kumpul Sahabat Serentak yang diselenggarakan secara bersamaan di seluruh outlet Daihatsu di Indonesia.