Erick Thohir & Najwa Shihab Dinilai Cocok Jadi Ketua Umum PSSI

Newswire
Newswire Jum'at, 22 Februari 2019 00:40 WIB
Erick Thohir & Najwa Shihab Dinilai Cocok Jadi Ketua Umum PSSI

Najwa Shihab/Twitter-@najwashihab

Harianjogja.com, JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa menilai Erick Thohir dan Najwa Shihab cocok menjadi Ketua Umum PSSI.

PSSI memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) menyikapi carut marutnya persepakbolaan Indonesia dan penetapan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka dugana penghancuran barang bukti pengaturan skor. KLB ini berfungsi untuk memilih kepengurusan baru, baik hanya ketua umum saja atau secara keseluruhan.

Keputusan PSSI untuk menggelar KLB membuat nama-nama kandidat ketum baru bermunculan. Erick Thohir, Krishna Murti, Muhaimin Iskandar, dan Basuki Tjahja Purnama adalah sederet nama yang mencuat sebagai kandidat Ketum baru PSSI. Namun, Gusti Randa memiliki pilihannya sendiri.

"Kalau saya tidak mau. Tapi saya punya calon, kan boleh mencalonkan seseorang. Nah, saya mencalonkan Najwa Shihab. Kami melihatnya, dia mumpuni," kata Gusti seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (21/2/2019).

"Saya juga melihat misalnya Erick [Thohir] selama ini, kan banyak orang yang mendukung sampai ada petisi. Jadi, misalnya ketua umum Erick, wakilnya Najwa dan Akmal Marhali wakil ketum dua. Dia [Akmal] kritiknya bagus, bagaimana coba diaplikasikan," tambahnya.

KLB PSSI akan digelar menyusul status tersangka yang ditetapkan Satgas Antimafia Bola kepada Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Jokdri -sapaan akrabnya- diduga terlibat dalam kasus perusakan dokumen barang bukti pengaturan skor.

Joko Driyono dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang garis polisi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online