Liga Champions: Curva Sud Tunda Demontrasi agar Juve Bisa ke Perempat Final
Juventus merayakan kemenangan bersama suporter./Reuters-Massimo Pinca
Harianjogja.com, JOGJA - Curva Sud, ultras Juventus, sering memprotes harga tiket pertandingan. Biasanya, Curva Sud melancarkan aksi protesnya dengan bersikap diam di menit ke-39 pada setiap laga musim ini. Bahkan, aksi mereka semakin terdengar keras saat Juve melawan Udinese pada Serie A, Sabtu (9/3/2019) dini hari WIB lalu.
Sebuah grafiti dipampang di luar stadion saat pertandingan berlangsung. Mereka menyebut Presiden Juve, Andrea Agnelli, dengan sebutan "cacing", "tidak kompeten", dan "budak boneka".
Protes keras fans Juve ini pun disebut-sebut bakal kembali terjadi saat Juve melakoni duel vital melawan Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Rabu (13/3/2019) pukul 03.00 WIB. Nyonya Tua, julukan Juve, harus membalikkan defisit dua gol jika mereka ingin lolos ke babak selanjutnya.
Tapi, rumor tersebut dibantah ultras Juve. Lewat pernyataan resmi, Curva Sud Drughi mengonfirmasi mereka akan menunda protes tersebut untuk laga Juve melawan Atletico. Pendukung Nyonya Tua memilih tetap meneriakkan dukungan di setiap menit pada pertandingan krusial ini nanti.
"Kami tidak ingin melunak, kami tidak ingin dijual, kami hanya ingin memberikan dukungan kepada cinta kami. Hanya demi jersey ini! Pada Selasa [Rabu dini hari WIB], Anda akan mendengar suara kami. The Curva Sud," tulis Curva Sud Drughi, dalam pernyataan resminya, seperti dilansir football-italia.net, Senin (11/3/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Share