Irlandia vs Austria: Duel Pemuncak Grup B3 di Aviva Stadium
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
Nerius Alom / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Tiga pemain PSS Sleman diragukan bisa dimainkan saat skuat Super Elang Jawa menghadapi Persija Jakarta pada laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019).
Padahal, pada laga melawan Macan Kemayoran ini, PSS mengincar kemenangan demi menjaga peluang untuk lolos babak selanjutnya.
"Alom [Nerius Alom] nanti akan kami lihat kondisi terakhirnya. Arsyad [Arsyad Yusgiantoro] juga. Sedangkan Zamzani [Hamdan Zamzani] nanti akan kami lihat kondisi engkelnya. Untuk pemain lainnya saat ini dalam kondisi baik-baik saja," terang pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro.
Pelatih asal Kalasan Sleman ini menambahkan, jika nantinya kondisi Alom tidak memungkinkan, dirinya akan melakuakn rotasi pemain. Selain Alom, posisi Arsyad dan Zamzani bisa saja dilakukan rotasi sesuai dengan kebutuhan tim.
"Di belakang masih ada Jajang yang bisa bek kanan dan kiri. Saya pikir dia bisa di dua posisi jadi enggak masalah. Meskipun secara perlahan kami harus cari tambahan pemain," lanjut Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.