Indonesia Buru Akhiri Puasa Gelar di Singapore Open 2026
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Logo Piala Presiden 2019 / Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN - Duel beda level bakal tersaji saat Persija Jakarta berjumpa dengan PSS Sleman pada pertandingan terakhir Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019) petang.
PSS Sleman yang merupakan tim promosi Liga 1 2019 mengusung target meraih tiga poin atas Persija demi menjaga peluang lolos ke babak 8 besar. Sedangkan, menempati peringkat pertama Grup D membuat Persija hanya butuh satu poin atau seri untuk lolos ke babak selanjutnya.
Sebuah tantangan yang berat dan harus dihadapi oleh PSS Sleman, mengingat di pertandingan terakhir, Persija baru saja meraih kemenangan perdana di ajang Piala AFC 2019 di Yangon, usai mengalahkan Shan United 1-3, Rabu (13/3/2019) sore.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyadari jika pertandingan terakhir kali ini sangat penting bagi Bagus Nirwanto dan kawan-kawan. Sebab, meski menang, PSS belum tentu melaju ke babak 8 besar, karena hanya juara grup dan tiga tim terbaik dari lima grup yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
"Peluang memang tipis, namun masih bisa lolos. Mudah-mudahan kami bisa memanfaatkan peluang ini," kata Seto, Kamis (14/3/2019) sore.
Di sisi lain, keterbatasan pemain membuat pelatih asal Kalasan ini harus memutar otak untuk menempatkan penggawanya. Sebab, tercatat ada tiga pemain dipastikan absen pada laga kali ini, yakni Nerius Alom, Arsyad Yusgiantoto dan Hamdan Zamzani. Sebaliknya motivasi dan mental pemain juga terus ditingkatkan oleh mantan pelatih PSIM Jogja ini jelang berjumpa dengan Persija. Sebab, Macan Kemayoran dipercaya sedang memiliki motivasi tinggi usai meraih kemenangan 1-3 dari Shan United, Rabu (13/3/2019).
"Motivasi terus kami berikan. Kami katakan, jika menang ada peluang lolos. Secara umum, pemain tidak ada masalah," lanjut Seto.
Optimisme juga diungkapkan oleh kiper PSS Sleman Ega Rizky. Eks kiper PSCS Cilacap ini menyatakan dirinya siap bekerja keras dan berkonsentrasi penuh pada pertandingan melawan Persija. "Laga ini pasti sangat penting, dan setiap pertandingan harus selalu menang. Jadi ya, wajib harus menang dan berjuang keras besok," katanya.
Sementara pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev mengaku enggan banyak berbicara mengenai pertandingan melawan PSS Sleman. Saat ini mantan pelatih PS TNI tersebut memilih untuk melihat kondisi terakhir pemain usai meraih kemenangan 1-3 di kandang Shan United.
"Kami akan lihat kondisi pemain besok. Bagaimana kami akan mengembalikan kondisi pemain nantinya," paparnya.
Pemain Persija Dani Saputra mengaku akan bekerja keras dan membawa Persija meraih kemenagan saat berjumpa PSS Sleman. "Meski memang pertandingan besok sangat berat, karena disini mereka tuan rumah. Kami akan berusaha untuk menang dan lolos ke babak selanjutnya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Ingin lansia tetap sehat saat puasa Arafah? Simak 5 tips praktis mengenai hidrasi, nutrisi, dan aktivitas agar lansia tetap bugar saat Iduladha.
Tidak hanya soal kecepatan, pengguna internet kini mulai lebih memperhatikan faktor stabilitas koneksi dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Polres Bantul meningkatkan pengamanan jelang Iduladha 2026 untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan serta mengaktifkan siskamling.
Falling Walls Lab Yogyakarta 2026 merupakan hasil kolaborasi German Federal Foreign Office, German Academic Exchange Service (DAAD), UII, dan Euraxess
Ferrari Luce resmi meluncur sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan harga Rp10 miliar dan menjadi simbol transisi EV supercar.