PSIM Jogja Gaet Investor Kelas Kakap, Brajamusti Bungah & Siap Berbenah

Jumali
Jumali Selasa, 26 Maret 2019 19:17 WIB
PSIM Jogja Gaet Investor Kelas Kakap, Brajamusti Bungah & Siap Berbenah

Suporter PSIM/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi

Harianjogja.com, JOGJA - Brajamusti menyambut gembira kehadiran Bambang Susanto sebagai investor PSIM Jogja jelang Liga 2 2019. Kelompok suporter Laskar Mataram ini menyatakan siap berbenah dan terus menghilangkan stigma negatif.

"Senang pastinya. Setelah sekian lama menanti akhirnya kebangkitan tim yang kami cintai ini tiba. Semoga era kejayaan PSIM kembali dan tentunya ini momen yang sangat bagus. Tim ini menuju era baru yang lebih profesional, tentu ini harapan kami, demikian juga dengan suporter," kata Presiden Brajamusti, Muslih Burhanudin, Selasa (26/3/2019).

Oleh karena itu, lanjut Muslih, sudah saatnya anggota Brajamusti menghilangkan perilaku yang akan memengaruhi citra kelompok suporter PSIM.

"Stigma suporter yang negatif harus kami hilangkan, berikan nuansa yang nyaman di tribune maupun saat berangkat dan pulang di jalan menuju stadion. Semua diawali dari diri kami, kemudian kamitularkan ke teman teman terdekat atau komunitas. Jangan sampai ada lagi hal-hal yang merugikan tim kebanggaan, Jayalah PSIM," ucap pria yang akrab dipanggil Tole ini.

Sementara, Bambang Susanto yang sementara menjabat Karteker CEO PSIM Jogja menyatakan akan terus berkoordinasi dengan kelompok suporter. Bahkan, Selasa (26/3/2019) malam ini, Bambang berencana bertemu dengan kelompok suporter PSIM Jogja.

"Malam ini saya akan ketemu dengan mereka. Kami akan ingatkan ke suporter karena apa yang dilakukan akan berdampak ke klub. Kami juga harus intensif beri arahan ke suporter. Bagaimana pun tanpa mereka, saya tidak bisa berjalan sendiri," kata Bambang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online