Harianjogja.com, JOGJA - Liverpool terus menjaga peluang menjuarai Liga Premier 2018-2019 setelah mengalahkan sahibulbait Southampton 3-1 pada laga pekan ke-33 di Stadion St. Mary\'s, Sabtu (6/4/2019) dini hari WIB. The Reds kembali ke puncak klasemen dengan nilai 82, unggul dua angka dari Manchester City yang pekan ini tidak main karena harus meladeni Brighton di semifinal Piala FA.
Tiga gol Liverpool disumbang Naby Keita, Mohamed Salah, dan Jordan Henderson.
Liverpool tertinggal lebih dahulu pada menit kesembilan setelah striker Soton Shane Long memanfaatkan kecerobohan Virgil van Dijk yang telat menutup ruang Piere Emil-Hojbjerg. Tembakan Long yang menuntaskan umpan sundulan Hojbjerg menaklukkan Alisson Becker.
Liverpool nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-15, tetapi bola tandukan Sadio Mane masih bisa ditepis Angus Gunn. The Reds akhirnya bisa mencetak gol di menit ke-36 setelah Keita menyundul bola umpan silang Trent Alexander-Arnold. Ini adalah gol pertama Keita untul Liverpool sejak didatangkan dari RB Leipzig musim panas lalu.
Di menit ke-59, Jurgen Klopp membuat pergantian dobel. Jordan Henderson dan James Milner dimasukkan untuk menggantikan Alexander-Arnold dan Giorginio Wijnaldum. Hasilnya tokcer karena permainan The Reds jadi lebih menggigit.
"Saya membuat dua pergantian agar permainan lebih dinamis," ujar Pelatih Liverpool Jurgen Klopp seusai laga sebagaimana dikutip Sky Sport.
Namun, Liverpool harus menunggu hingga menit ke-80 untuk mencetak gol. Setelah mematahkan sepak pojok Soton, Liverpool meluncurkan serangan balik cepat. Salah yang menjadi ujung tombak dalam skema ini berlari kencang sebelum melepaskan tendangan keras akurat yang tak bisa ditahan Gunn.
Liverpool kembali menambah gol enam menit berselang. Lagi-lagi melalui skema serangan balik. Jordan Henderson menyambar umpan Robero Firmino dan membuat fans Liverpool di St. Mary\'s bergemuruh.
"Gol-gol yang kami ciptakan dari serangan balik sangat berkelas. Kompetisi ini sangat ketat, kami tidak bisa bermain dengan gaya Manchester City. Tetapi kami bisa memainkan sepak bola dengan gaya tersendiri dan bisa bersaing," ucap Klopp.
Liverpool memang bisa bersaing dan di lima laga tersisa, konsistensi sangat dibutuhkan untuk bisa merengkuh gelar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.