Gagal Kalahkan Starsbourg, PSG Tunda Perayaan Juara Liga Prancis

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Senin, 08 April 2019 09:37 WIB
Gagal Kalahkan Starsbourg, PSG Tunda Perayaan Juara Liga Prancis

Penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe berlatar belakang bendera PSG./Reuters-Gonzalo Fuentes

Harianjogja.com, JOGJA – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel tidak menurunkan skuat terbaik sehingga timnya dipaksa seri Strasbourg 2 - 2.

Kylian Mbappe baru dimasukkan pada menit ke-60 menggantikan Jean-Eric Maxim Choupo-Moting. PSG praktis memulai laga tanpa satu pemain bintang pun setelah Neymar da Silva Santos Jr. dan Edinson Cavani lebih dahulu menepi akibat dibekap cedera panjang.

Dalam pertandingan penutup pekan ke-31 kompetisi teratas di Prancis itu pada Senin (8/4/2019) pagi WIB, Choupo-Moting memulai pertarungan sebagai striker tunggal dengan ditopang tiga gelandang: Christopher Nkunku, Leandro Paredes, dan Marco Verratti.

Tuchel juga memilih menepikan penyerang sayap Angel di Maria yang bahkan tidak tercantum di daftar pemain cadangan.

Choupo-Moting membuka keunggulan PSG  pada menit ke-13, tetapi berselang 13 menit berikutnya Strasbourg mampu menyeimbangkan kedudukan menjadi 1 - 1 melalui gol Nuno da Costa.

Tim tamu tamu bahkan berbalik unggul menjadi 2-1 setelah Anthony Goncalves mencetak gol kedua dengan tendangan voli first time dari jarak 18 meter menggunakan bagian luar kaki kanan sehingga bola melengkung dan skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Mbappe akhirnya dimasukkan Tuchel untuk menambah daya gedor sejak menit ke-60 dan hasilnya pada menit ke-82 pemain pengganti Thilo Kehrer berhasil mencetak gol balasan setelah memanfaatkan assist Julian Draxler.

Pencetak gol dan pemasok assist adalah pemain pengganti. Kehrer masuk 6 menit sebelum mencetak gol menggantikan Nkunku, sedangkan Draxler masuk pada menit 60 menggantikan Layvin Kurzawa.

Keputusan menarik keluar Choupo-Moting pun tepat, karena penyerang asal Kamerun itu beberapa kali gagal memaksimalkan peluang, termasuk satu peluang emas yang dia ragu-ragu mengeksekusinya. Selepas laga, dia mengaku ragu dan mengira posisinya offside.

Dengan hasil ini, PSG belum dapat merayakan mempertahankan gelar. Padahal, jika menang atas Strasbourg, perolehan nilai anak asuh Tuchel tak mungkin lagi bisa dikejar Lille, peringkat kedua yang beberapa jam sebelumnya hanya mampu bermain imbang 1 - 1 di markas Stade Reims.

PSG saat ini mendulang nilai 81, berjarak 20 poin meninggalkan Lille di slot kedua. PSG akan memastikan meraih gelar Ligue 1 kedelapan sepanjang sejarah jika setidaknya bermain seri dalam pertandingan pekan ke-32 di markas Lille, kompetitor terdekatnya, pada Senin pagi pekan depan.

Hasil lengkap pekan ke-31:  Bordeaux 2 vs Marseille 0; Lyon 1 vs Dijon 3; Amiens 2 vs Saint-Etienne 2; Angers 3 vs Stade Rennais 2; Guingamp 1 vs Monaco 1; Nimes 2 vs Caen 0; Stade Reims 1 vs Lille 1; Toulouse 1 vs Nantes 0; Nice 1 vs Montpellier 0; PSG 2 vs Strasbourg 2.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online