Studi Kaspersky: Unggahan Anak di Medsos Bisa Jadi Celah Kejahatan
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Edo Pratama dan Pratama Gilang / Instagram : PSIMJogja_Official
Harianjogja.com, BOGOR - Keputusan mengejutkan dilakukan oleh dua dari pemain lama PSIM Jogja yakni Risman Maidullah dan \'Eeng\' Supriyadi. Kedua pemain yang masuk dalam sembilan pemain yang dipertahankan oleh manajemen Laskar Mataram ini memilih mundur dari tim. Padahal, keduanya sudah ikut berlatih bersama Raymond Tauntu dan kawan-kawan dalam rangkaian training camp (TC), di Bukit Hambalang, Bogor.
"Ya, keduanya mundur. Alasannya keluarga. Keduanya terakhir kali berada di Bogor, Selasa (16/4/2019) kemarin," kata Ketua Umum PSIM, Agung Damar Kusumandaru saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Kamis (18/4/2019) malam.
Agung pun mengaku tidak tahu persis alasan keluarga yang dimaksudkan oleh kedua pemain tersebut. Terlebih, lanjutnya, sebelum memulai pemusatan latihan, kedua pihak sudah menjalin kesepakatan secara lisan. Apalagi, masalah nominal kontrak, dirinya memastikan, tawaran yang diajukan sudah naik dibandingkan musim lalu.
"Yang saya tahu alasannya keluarga," lanjut Agung.
Sementara dihubungi terpisah, pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic mengaku terkejut dengan keputusan dari kedua pemain tersebut.
"Saya sudah berjanji saat press conference di Jogja, saya butuh semua pemain musim lalu dan ingin memakainya. Kami menggelar TC di Bogor dan saya sudah merekomendasikan semua pemain untuk dikontrak," katanya.
"Dan saya tidak tahu persoalan jika mereka gagal mencapai kesepakatan dengan manajemen soal perpanjangan kontrak mereka. Seperti yang saya katakan, saya inginkan mereka semua, tapi sekali lagi, saya tidak bisa berbicara mengenai kontrak mereka, karena saya bekerja di lapangan. Soal kontrak dan berbagai hal lainnya bukan pekerjaan saya, karena saya hanya melatih," kata Vlado.
Tinggal Ivan Febrianto dan Yoga Pratama
Di sisi lain, proses negosiasi pemain yang dilakukan oleh manajemen PSIM Jogja menunjukkan perkembangan. Ketum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru menyebut, meski gagal mempertahankan Risman dan Eeng, namun malam ini manajemen Laskar Mataram sudah mendapatkan kesepakatan dengan tiga pemain lama PSIM yakni Edo Pratama, Pratama Gilang dan Hendiriko.
Artinya dari sembilan pemain yang direkomendasikan saat ini hanya tinggal Ivan Febrianto dan Yoga Pratama yang belum bersepakat dengan manajemen. Ivan Febrianto sendiri saat ini berada di Bogor, sedangkan Yoga Pratama masih di Jogja untuk menyelesaikan studinya.
Sebelumnya, dua pemain lama yakni Fandy Edy dan Raymond Tauntu sudah bersepakat bergabung dengan PSIM Jogja. "Edo, Gilang dan Hendriko sudah deal. Tinggal Ivan," papar Agung.
Menanggapi hal tersebut, pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic mengaku senang. "Ok, perfect," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor