Musim Depan, Salah dan Arnold Andalan Eksekutor Bola Mati Liverpool

Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok Jum'at, 07 Juni 2019 05:17 WIB
Musim Depan, Salah dan Arnold Andalan Eksekutor Bola Mati Liverpool

Mohamed Salah merayakan gol dari tendangan penalti dalam laga final Liga Champions 2019 antara Tottenham Hotspur vs Liverpool di stadion Wanda Metropolitano Madrid Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari/REUTERS-Susana Vera

Harianjogja.com, JAKARTA - Liverpool memiliki banyak amunisi eksekutor bola mati. Namun diperkirakan Mohamed Salah dan Trent Alexander-Arnold akan menjadi tumpuan eksekutor Liverpool di musim 2019/2020.

Seperti dikutip dari Premierleague.com, Kamis (6/6/2019), hasil analisa The Scout menunjukkan Liverpool mencetak total 22 gol dari tendangan bebas atau tendangan sudut, enam gol lebih banyak dari bola mati lainnya.

Bahkan, Virgil Van Dijk pun menjadi salah satu bek tengah yang menebar ancaman melalui sundulan kepalanya. Total empat gol yang dibukukan bek tengah itu datang dari set-piece, sementara 19 sundulan lainnya menjadi peluang.

The Scout memprediksi Milner masih menjadi pilihan pertama untuk mengeksekusi tendangan penalti. Sedangkan tendangan bebas dan pojok masih dipercayakan pada Arnold.

Sedangkan, Salah dipercaya sebagai eksekutor penalti di posisi ke-2. Milner dan Shaqiri akan dipercayakan berturut-turut mengambil tendangan bebas dan sepak pojok setelah Arnold.

Melihat musim depan, menit yang dikurangi dari Milner berpotensi mengangkat prospek Alexander-Arnold. Milner banyak tidak masuk dalam starting team.

Diketahui Milner masuk dari menit pertama hanya dalam 10 Gameweeks terakhir Liverpool. Jika terus berlanjut, itu akan memberikan lebih banyak set-piece ke bek kanan, sementara Mohamed Salah juga akan mendapat kesempatan menjadi eksekutor bola mati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online