Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
PSM Makassar/PSMMakassar.co.id
Harianjogja.com, MAKASSAR – Perusahaan pengelola PSM Makassar, PT Persaudaraan Sepakbola Makassar, berencana menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di lantai bursa efek.
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan, pihaknya sementara melakukan persiapan internal dari berbagai aspek seperti finansial, legalitas perusahaan, serta aspek infrastruktur terkait IPO tersebut.
"Termasuk penyempurnaan data-data proyeksi income itu adalah aspek yang sangat penting untuk dipersiapkan karena merupakan pertanggungjawaban langsung kepada publik," jelas Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi kepada Bisnis, Senin (17/6/2019).
Dengan berbagai persiapan itu, manajemen PSM menargetkan dua tahun mendatang akan resmi melepas saham di bursa efek.
"Ini adalah keputusan yang krusial, jadi tidak bisa serta-merta diputuskan dalam waktu yang kilat. Klub ini butuh untuk berkembang, salah satu jalannya yaitu masuk di pasar saham, agar tidak menjadi klub yang biasa-biasa saja," ujarnya.
Appi berharap dengan masuknya dana dari pasar saham nantinya bisa membangun infrastruktur yang lebih besar dan fasilitas tambahan yang utuh milik PSM, bukan sistem sewa, agar mampu menunjang performa club.
"Kalau menurut saya, ini memang harus dibawa ke sana [pasar saham] karena sepak bola ini bukan hanya melulu antara pemain dan suporter. Tak dapat dipungkiri, sepak bola ini harus ditopang industri yang besar sehingga harus ada strategi khusus yang diterapkan sebagai upaya membesarkan klub itu sendiri," paparnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia, Fahmin Amirullah, mengatakan, PSM sangat layak untuk masuk di bursa saham karena tercatat sebagai salah satu klub besar di Indonesia dengan kekuatan suporter yang cukup besar.
"Kami di BEI Sulsel siap memfasilitasi dan mengenalkan PSM dengan penjamin emisi (underwriter) untuk membantu proses IPO nantinya," tutur Fahmin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.