China Masih Raja, Ini 5 Negara dengan Industri Otomotif Terbesar Dunia
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
ZURICH-FIFA mulai melakukan penyelidikan kepada Luis Suarez, Striker Uruguay yang diduga meninju bek Chili, Gonzalo Jara, pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia untuk wilayah Amerika Selatan, 26 Maret lalu lalu.
"FIFA telah membuka kasus terhadap Suarez," kata Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) Sebastian Bauza seperti dilansir Reuters, Jumat (12/4/2013).
"Para pengacara kami melihat ke masalah sekarang," katanya.
FIFA memberikan waktu kepada AUF sampai April 17 untuk menyajikan pandangannya tentang peristiwa tersebut. Wasit Argentina Nestor Pitana telah melewatkan kejadian di area penalti ketika, kejadian itu terjadi. Sementara laga sendiri berakhir untuk kemenangan Chile 2-0.
Sebuah laporan media Uruguay menyebut jika Suarez langsung bereaksi saat Jara meraih kemaluannya. Suarez, yang telah mencetak delapan gol di babak kualifikasi, tidak akan bisa memperkuat Uruguay saat melawan Venezuela 11 Juni mendatang karena akumulasi kartu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
Pemkab Gunungkidul mengkaji opsi vasektomi monyet pejantan untuk mengendalikan populasi lebih dari 1.000 ekor dan mengurangi konflik dengan petani serta warga.
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan