HP Mulai Bermasalah? Kenali Gejalanya Sebelum Memutuskan Ganti
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Logo Asian Games
Harianjogja.com, JOGJA— Posisi Indonesia di klasemen medali Asian Games 2026 berubah signifikan pada Sabtu (26/9) sore. Tambahan medali emas dari Rahmat Erwin Abdullah membuat kontingen Indonesia melonjak lima peringkat dan kini berada di posisi ke-14.
Berdasarkan pembaruan klasemen per pukul 18.00 WIB, Indonesia tercatat mengoleksi 23 medali yang terdiri atas dua emas, empat perak, dan 17 perunggu. Sebelumnya, pada pagi hari, Indonesia masih berada di peringkat ke-19 dengan satu medali emas.
Perubahan tersebut terjadi setelah Rahmat Erwin Abdullah menyumbangkan medali emas dari cabang olahraga angkat besi. Atlet Indonesia itu menjadi salah satu penyumbang penting dalam pergerakan posisi kontingen Merah Putih pada klasemen sementara Asian Games 2026.
Dengan tambahan emas tersebut, Indonesia kini memiliki dua medali emas. Koleksi itu menempatkan Indonesia di posisi ke-14 dalam klasemen sementara perolehan medali pada Sabtu sore.
Posisi Indonesia saat ini berdekatan dengan Taiwan dan Malaysia. Taiwan berada tepat di atas Indonesia dengan koleksi dua emas, lima perak, dan 17 perunggu.
Sementara itu, Malaysia menempati posisi dua tingkat di atas Indonesia. Kontingen Malaysia telah mengumpulkan empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu.
Dari sisi jumlah keseluruhan medali, Indonesia telah mengoleksi 23 medali. Rinciannya adalah dua emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Perolehan tersebut berubah dari catatan Indonesia pada pagi hari. Saat itu, Indonesia masih berada di peringkat ke-19 dengan satu emas, empat perak, dan 17 perunggu atau total 22 medali.
Artinya, tambahan satu emas yang diraih Rahmat Erwin sekaligus membuat jumlah keseluruhan medali Indonesia bertambah menjadi 23. Perubahan komposisi medali itu kemudian diikuti dengan kenaikan posisi Indonesia dalam klasemen.
Di posisi teratas, China masih memimpin klasemen medali Asian Games 2026. Hingga pembaruan Sabtu sore, China mengoleksi total 171 medali.
Rinciannya terdiri atas 105 medali emas, 39 perak, dan 27 perunggu. Jumlah tersebut membuat China masih berada jauh di posisi teratas klasemen sementara.
Jepang menempati posisi kedua dengan total 125 medali. Kontingen tuan rumah Asian Games 2026 itu mengumpulkan 31 emas, 47 perak, dan 47 perunggu.
Pergerakan Indonesia pada klasemen kali ini terutama ditandai oleh keberhasilan menambah emas melalui cabang olahraga angkat besi. Rahmat Erwin Abdullah meraih emas nomor 75 kilogram putra setelah mencatatkan total angkatan 366 kilogram.
Medali emas tersebut menjadi emas kedua bagi Indonesia pada Asian Games 2026. Sebelumnya, Indonesia telah mengumpulkan satu emas, empat perak, dan 17 perunggu sehingga berada di peringkat ke-19 pada pembaruan pagi hari.
Hingga pembaruan pukul 18.00 WIB, Indonesia memiliki dua emas, empat perak, dan 17 perunggu. Total medali yang telah dikumpulkan kontingen Indonesia mencapai 23 medali.
Perubahan tersebut membuat posisi Indonesia naik dari peringkat ke-19 menjadi peringkat ke-14. Dalam klasemen sementara, Indonesia berada di bawah Taiwan dan di atas negara-negara yang menempati posisi setelahnya.
Sementara itu, Malaysia masih berada dua posisi di atas Indonesia dengan empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu. Taiwan yang berada satu tingkat di atas Indonesia mengoleksi dua emas, lima perak, dan 17 perunggu.
Klasemen perolehan medali Asian Games 2026 masih dapat berubah seiring berlangsungnya pertandingan dan bertambahnya medali yang diraih masing-masing kontingen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.