Advertisement
Percasi Bantul Gelar Kejurkab Catur Senior & Yunior
Advertisement
[caption id="attachment_402772" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/03/percasi-bantul-gelar-kejurkab-catur-senior-dan-yunior-402767/catur-370x285" rel="attachment wp-att-402772">http://images.harianjogja.com/2013/05/catur-370x285.jpg" alt="" width="370" height="285" /> ilustrasi.dok[/caption]
Advertisement
BANTUL-Ambisi untuk meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur DIY 2013 mendatang diusung Pengkab Percasi Bantul.
Untuk mampu meraih target tersebut, mereka akan melakukan seleksi atlet melalui Kejurkab Catur Senior dan Yunior di Bantul.
Adapun Kejurkab Catur tersebut digelar di kantor Badan Kesejahteraan Keluarga Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKKPPKB) Bantul, 19-12 Mei 2013 mendatang.
Ketua Panitia Kejurkab Hudiyono pihaknya gelaran yang terbuka untuk seluruh warga Bantul itu menyediakan total hadiah senilai Rp2,6 juta. Warga yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri di kantor BKKPPKB dengan membawa fotokopi KTP untuk kategori senior dan KK untuk kategori yunior.
“Pendaftaran sudah kami buka seja Selasa (30/4) dan akan kami layani hingga Kamis (8/5). Karena terbuka untuk umum semoga ada atlet potensial yang bisa mewakili Bantul,” ujarnya, Jumat (3/5/2013).
Adapun mengenai nomor yang dipertandingkan, ia mengungkapkan kejuaran itu akan mempertandingkan dua kategori yaitu kelompok senior dan yunior. Untuk kategori senior menggunakan sistem swiss sebanyak 7 babak dengan durasi pertandingan 60 menit.
Sedangkan kelompok yunior bagi pecatur berusia dibawah 19 tahun yang dibagi menjadi tujuh kelompok umur putra dan putri.
Sementara untuk kelompok Yunior, diberlakukan sistem swiss dengan menggelar 5-7 babak dengan batas waktu 25 menit per pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Harda Kiswaya Beberkan Penerbitan SE di Sidang Hibah Sleman
- Pajak Kendaraan Jadi Andalan PAD, DPRD DIY Soroti Layanan Samsat
- Kelola 2.000 Ton Sampah Organik, Pemkot Jogja Tambah 400 Biopori Jumbo
- Program Salut Tenan di Bantul Kian Diminati Sekolah PAUD
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir di DIY Hari Ini
Advertisement
Advertisement



