PWI DIY Bentuk Tim Ad Hoc, Dorong Udin Wartawan Bernas Jadi Pahlawan
PWI DIY membentuk Tim Ad Hoc untuk mengusulkan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) sebagai Pahlawan Nasional sebagai penghormatan kebebasan pers.
Jepang U-23 juara Piala Asia U-23 2026 usai mengalahkan China U-23 dengan skor 4-0 di laga final di Jedah. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Jepang U-23 tampil tanpa cela dan memastikan gelar juara Piala Asia U-23 2026 setelah mengalahkan China U-23 dengan skor meyakinkan 4-0 pada laga final yang berlangsung di Abdullah Al Faisal Stadium, Jedah, Sabtu (24/1/2026) malam. Kemenangan ini menegaskan dominasi Jepang sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.
Pertandingan final Piala Asia U-23 tersebut langsung berjalan dengan tempo tinggi. Jepang mengambil inisiatif serangan lebih dahulu dan mampu mengonversi dominasi permainan menjadi keunggulan cepat, sementara China lebih banyak bertahan dan menunggu peluang dari serangan balik.
Gol pembuka Jepang lahir pada menit ke-12 melalui sepakan Yuto Ozeki yang memanfaatkan kelengahan lini belakang China. Delapan menit berselang, Kosei Ogura menggandakan keunggulan Samurai Muda setelah menemukan ruang tembak di area pertahanan lawan. Jepang menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.
Memasuki paruh kedua, Jepang U-23 tidak mengendurkan tekanan. Ryunosuke Sato menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-59 melalui eksekusi penalti yang dieksekusi dengan tenang. Dominasi Jepang semakin nyata setelah Kosei Ogura kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-76 sekaligus memastikan kemenangan telak di laga puncak.
Dari catatan statistik pertandingan final Piala Asia U-23, Jepang unggul dalam produktivitas serangan dengan menciptakan 15 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. China U-23 hanya mampu melepaskan lima tembakan dengan satu peluang mengarah ke gawang. Penguasaan bola kedua tim relatif berimbang, dengan Jepang mencatatkan 51 persen dan China 49 persen.
Sepanjang laga, China U-23 berupaya keluar dari tekanan dan membangun serangan, namun rapatnya organisasi pertahanan Jepang membuat setiap upaya mereka kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 4-0 untuk kemenangan Jepang tetap bertahan dan mengukuhkan mereka sebagai juara Piala Asia U-23, sementara China harus puas finis sebagai runner-up setelah gagal menandingi permainan cepat dan efektif lawannya di partai final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PWI DIY membentuk Tim Ad Hoc untuk mengusulkan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) sebagai Pahlawan Nasional sebagai penghormatan kebebasan pers.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).