Advertisement
Koreografi Seperti Ini Tidak Akan Bisa Dilakukan di Wembley
Advertisement
[caption id="attachment_408700" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/21/koreografi-seperti-ini-tidak-akan-bisa-dilakukan-di-wembley-408699/borussia-dortmund-fans" rel="attachment wp-att-408700">http://images.harianjogja.com/2013/05/Borussia-Dortmund-fans-008-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Para suporter Borussia Dortmund yang membentangkan spanduk besar saat melawan Malaga/Guardian[/caption]
Advertisement
LONDON-Para pendukung Borrusia Dortmund tidak akan bisa melakukan koreografi raksasa berupa trofi Liga Champions, saat final Liga Champions melawan Bayern Munich, Sabtu (25/5) mendatang.
Hal itu terjadi lantaran terdapatnya larangan yang diberikan pengelola Stadion Wembley. Pelarangan itu dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban selama final berlangsung.
Koreografi dengan menggunakan bendera raksasa juga dianggap pengelola Wembley akan terlalu membahayakan. Rencananya, para suporter akan membentangkan spanduk besar mirip yang ditampilkan melawan Malaga dari level lima.
Disisi lain pihak pengelola stadion dan UEFA juga telah menempatkan tamu VIP pada sektor tribun yang diisi pendukung Die Borussen itu.
Atas larangan tersebut salah satu pemandu suporter Dortmund, Daniel Lorcher seperti dikutip dari Guardian, Selasa (21/5/2013) mengaku kecewa dan sedih. Padahal, para suporter telah membeli perlengkapan dan bendera.
"Mengecewakan saat mereka akan menyaksikan partai terbesar namun tak bisa merancang sebuah koreografi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
- Ular Masuk Sanggar Didik Nini Thowok, Petugas Damkar Langsung Meluncur
- 47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
- Pemkab Bantul Belum Menerapkan WFA Usai Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement



